Jepang Indikasikan Hindari Kerjasama Bilateral Dengan AS

Pemerintah Jepang mengindikasikan berusaha menghindari kerjasama ekonomi bilateral dengan AS. Pasalnya, Jepang dinilai memiliki ruang yang sempit untuk melakukan kompromi dengan negara mitranya tersebut.
Yustinus Andri DP | 20 April 2017 11:46 WIB
Wakil Perdana Menteri Jepang Taro Aso - Reuters

Bisnis.com, TOKYO—Pemerintah Jepang mengindikasikan berusaha menghindari kerjasama ekonomi bilateral dengan AS. Pasalnya, Jepang dinilai memiliki ruang yang sempit untuk melakukan kompromi dengan negara mitranya tersebut.

Wakil Perdana Menteri Jepang Taro Aso, mengatakan dengan adanya kerjasama bilateral khusus, AS berpeluang memberi tekanan yang lebih besar pada Jepang untuk mengikuti keinginannya.

Paman Sam menurutnya, memiliki ruang lebih besar untuk menekan sektor-sektor khusus di Jepang yang dilindungi seperti pertanian dan daging sapi.

Hal itu, menurutnya, akan berbeda cerita jika kerjasama ekonomi dilakukan dalam bentuk multilateral, seperti Trans-Pacific Patnership (TPP). Pasalnya, Jepang dapat mendapatkan kompensasi dari tekanan AS, melalui kesepakatan dengan negara anggota lainnya.

“Dalam kesepakatan bilateral, kita tidak akan mendapatkan keuntungan-keuntungan yang telah hilang dari tekanan atau permintaan khusus mitra dagang, dalam hal ini AS,” kata Aso, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (20/4/2017).

Komentar Aso ini seolah-olah menjadi indikasi bahwa Tokyo berusaha menghindari kerjasama dagang bebas bilateral (FTA) yang baru dengan AS.

Seperti diketahui, rencana pembentukan FTA yang baru itu muncul setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berkunjung ke AS awal tahun ini. Kunjungan Abe itu dibalas oleh Wakil Presiden AS Mike Pence Selasa (18/4) lalu, dengan membawa misi dan pembicaraan yang sama.

Sejumlah kalangan menilai, Pence berusaha mengarahkan kerjasama perdagangan bebas yang baru itu untuk memberikan keuntungan yang lebih besar bagi AS.

Selain itu, AS juga memiliki kesempatan untuk mengendalikan arah kerjasama agar menimbulkan defisit dagang bagi Jepang.

“Kami berharap negosiasi tentang kerjasasama dagang bebas bilateral yang baru ini dapat selesai dalma waktu dekat,” kata Pence.

Sumber : Reuters

Tag : ekonomi jepang
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top