NORMALISASI THE FED: Investasi Asing ke Indonesia Aman

Bisnis.com, JAKARTABank Indonesia menekankan normalisasi balance sheet The Federal Reserve (The Fed) tidak akan berdampak pada aliran investasi ke Indonesia.Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo menuturkan dampaknya likuiditas valas di pasar global akan kembali keseerap ke dalam sistem moneternya Amerika."Meski valas terserap ke dalam sistem moneter AS, tetap akan ada penempatan dana ke negara emerging dalam konteks investasi portofolio," ujarnya selepas pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Kamis (20/4).Saat ini, dia melihat Indonesia masih bisa memberikan return lebih baik kepada investor dengan pendekatan apapun yang digunakan, seperti risk adjusted return atau interest differential antara Indonesia dan AS.
Hadijah Alaydrus | 20 April 2017 21:05 WIB
Federal Reserve - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Bank Indonesia menekankan normalisasi balance sheet The Federal Reserve (The Fed) tidak akan berdampak pada aliran investasi ke Indonesia.

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo menuturkan dampaknya likuiditas valas di pasar global akan kembali keseerap ke dalam sistem moneternya Amerika.

"Meski valas terserap ke dalam sistem moneter AS, tetap akan ada penempatan dana ke negara emerging dalam konteks investasi portofolio," ujarnya selepas pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Kamis (20/4).

Saat ini, dia melihat Indonesia masih bisa memberikan return lebih baik kepada investor dengan pendekatan apapun yang digunakan, seperti risk adjusted return atau interest differential antara Indonesia dan AS.

"Indonesia masih cukup menarik sehingga kami melihat selama fundamental masih dijaga tetap akan ada aliran dana masuk ke emerging. Indonesia masih cukup diminati dalam konteks return yang diperoleh oleh investor," tegasnya.

Tag : Suku Bunga, Kebijakan The Fed, federal reserve
Editor : Lutfi Zaenudin

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top