DAGING KERBAU: Impor dari India Jalan Terus

Pemerintah akan terus melakukan impor daging kerbau dari India sebanyak 100.000 ton.Djarot Kusumayakti, Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) mengatakan, soal daging kerbau, pihaknya mencatat mereka masih memiliki stok hingga 39.000 ton. Jumlah tersebut cukup banyak dan bakal bertambah antara 10.00020.000 ton.Selain itu dia mengatakan, impor daging dari Spanyol juga terus berlanjut. Sedangkan 100.000 daging yang akan didatangkan dari India, prosesnya masih di Kementerian Perdagangan.
Edi Suwiknyo | 25 April 2017 19:48 WIB
Ilustrasi kerbau - pertanian.go.id

Bisnis.com, JAKARTA—Kendati menyatakan sudah cukup, pemerintah akan terus melakukan impor daging kerbau dari India sebanyak 100.000 ton.

"Kita ada jalan terus. Sekarang ini sudah ada tersedia dan itu akan jalan terus. Daging dari India akan jalan terus sampai 100.000 ton," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Djarot Kusumayakti, Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) mengatakan, soal daging kerbau, pihaknya mencatat mereka masih memiliki stok hingga 39.000 ton. Jumlah tersebut cukup banyak dan bakal bertambah antara 10.000—20.000 ton.


Selain itu dia mengatakan, impor daging dari Spanyol juga terus berlanjut.  Sedangkan 100.000 daging yang akan didatangkan dari India, prosesnya masih di Kementerian Perdagangan.

Di samping daging, Djarot memastikan stok pangan lainnya misalnya beras juga aman. Stok beras saat ini mencapai 2 juta ton, jumlah itu cukup untuk masyarakat menengah ke bawah cukup untuk delapan bulan, tetapi jika diterapkan ke masyarakat umum hanya 2 - 3 bulanan.

Tag : impor daging, india, DAGING KERBAU
Editor : Lutfi Zaenudin

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top