SENTIMEN PASAR 26 APRIL: Bankir Buka Akses Data Pajak, Hingga Laba Perbankan Berisiko Menyusut

Sejumlah berita menjadi sorotan media massa pada hari ini, Rabu (26/4) yang layak menjadi perhatian pasar antara lain: Bankir buka pintu akses data pajak, serta laba perbankan yang berisiko melambat.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 April 2017  |  08:36 WIB
SENTIMEN PASAR 26 APRIL: Bankir Buka Akses Data Pajak, Hingga Laba Perbankan Berisiko Menyusut
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah berita menjadi sorotan media massa pada hari ini, Rabu (26/4) yang layak menjadi perhatian pasar antara lain: Bankir buka pintu akses data pajak, serta laba perbankan yang berisiko melambat.

Akses Data Pajak. Implementasi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang mengatur akses data atau informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan dinilai tak akan menggoyahkan sistem perbankan dan kepercayaan nasabah. (Bisnis Indonesia)

Laba Perbankan. Perolehan laba bank-bank pelat merah pada tahun ini berisiko tumbuh melambat jika rasio margin bunga bersih terus menyusut. (Bisnis Indonesia)

Potongan Pajak AS. Perekonomian Indonesia dan beberapa negara di kawasan Asia diprediksi tidak banyak terpengaruh rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam merealisasikan sejumlah janji yang diusungnya selama kampanye. (Bisnis Indonesia)

Kelebihan Likuiditas. Sepanjang paruh pertama tahun ini, delapan emiten mengungkapkan rencana pembelian kembali (buyback) saham baik untuk tujuan treasury stock maupun menggulirkan program MESOP. (Bisnis Indonesia)

PPh Akan Dipangkas. Kementerian Keuangan akan mengubah sejumlah kebijakan pajak. Selain tariff pajak penghasilan (PPh), pemerintah juga akan mengubah basis penghitungan pajak. Rencananya, perubahan ini masuk dalam revisi UNdang-Undang Pajak Penghasilan. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sentimen pasar

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup