Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Dinar Optimis Bidik Kredit Tumbuh 16%

Proses PT Bank Dinar Tbk. optimistis target pertumbuhan penyaluran kredit 16% dari realisasi tahun lalu yang senilai Rp1,33 triliun dapat terealisasi. nn
Bank Dinar/Antara
Bank Dinar/Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Proses PT Bank Dinar Tbk. optimistis target pertumbuhan penyaluran kredit 16% dari realisasi tahun lalu yang senilai Rp1,33 triliun dapat terealisasi.  

Meskipun pada kuartal I /2017 kinerja penyaluran kredit hanya tumbuh sekitar 4,15% (year on year), Direktur Utama Bank Dinar Hendra Lie berharap sektor perdagangan akan lebih bergairah pada kuartal II hingga akhir tahun.

Pada sisa waktu sekitar sembilan bulan ke depan, menurutnya, perseroan masih mampu mewujudkan ekspansi kredit sekitar Rp300 miliar sesuai rencana bisnis bank.  

"Kuartal I lalu sedikit lemah karena pertumbuhan ekonomi yang masih melandai, yang tumbuh besar kan infrastruktur, sementara target market kami kan perdagangan. Tapi kelihatannya ke depan sudah mulai membaik," katanya kepada Bisnis, Rabu (26/4/2017). 

Sampai akhir semester I ini, Hendra berharap penyaluran kredit dapat dikerek hingga separuh dari target akhir tahun atau bertambah sekitar Rp150 miliar.

Dilihat dari sektornya, selain perdagangan dan UMKM, portoflio kredit Bank Dinar juga banyak diarahkan ke sektor penunjang bisnis infrastruktur seperti transportasi dan supplier besi, baja dan bahan bangunan.

"Pada kuartal I porsi untuk penunjang infrastruktur sebesar 25% dari portofolio kredit keseluruhan. Target kami sudah tercapai karena kami hanya menargetkan 22%," ujarnya. 

Sementara itu, margin bunga bersih emiten bersandi DNAR tersebut sempat tergerus tipis pada Januari - Maret, yakni dari 4,42% menjadi 4,39%.

Kondisi ini disebabkan manajemen menurunkan bunga kredit demi menjaga debitur potensial agar tidak direbut bank-bank besar yang menawarkan pembiayaan dengan bunga kompetitif.

Hendra mengatakan margin bunga bersih akan terus dijaga agar tidak tergerus terlalu dalam dan dipertahankan di level 4,25% - 4,39%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper