Dorong Proteksi Agribisnis, IFC Gandeng Reasuransi Maipark

International Finance Corporation (IFC) dan PT Reasuransi Maipark Indonesia menyepakati pengembangan produk asuransi berbasis indeks untuk melindungi risiko agribisnis, portofolio pinjaman pertanian dan kelompok tani terhadap risiko cuaca buruk.
Oktaviano DB Hana | 27 April 2017 12:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - International Finance Corporation (IFC) dan PT Reasuransi Maipark Indonesia menyepakati pengembangan produk asuransi berbasis indeks untuk melindungi risiko agribisnis, portofolio pinjaman pertanian dan kelompok tani terhadap risiko cuaca buruk.

President Director PT Reasuransi Maipark Indonesia Yasril Y. Rasyid menjelaskan, dengan dukungan IFC pihaknya akan bekerjasama dengan asuransi lokal dalam mengembangkan, menjual dan kemungkinan mengemas produk baru  untuk mitigasi risiko cuaca.

"Kerja sama kami dengan IFC akan memungkinkan kami melakukan inovasi produk asuransi parametrik di bidang pertanian," jelasnya, Kamis (27/4/2017).

Yasril menjelaskan dampak dari cuaca buruk, baik kekeringan, banjir dan angin topan, terutama akibat El Nino ini sungguh dirasakan. Beberapa sektor agribisnis terkena dampak parah bahkan melaporkan penurunan hasil panen hampir 30% akibat kekeringan.

Oleh karena itu, jelasnya, Maipark yang merupakan perusahaan reasuransi risiko khusus ini berupaya memberikan layanan proteksi untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional.

"Program nasional untuk mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan produktivitas rakyat perlu didukung oleh semua pihak. Industri asuransi dapat mendukung program tersebut," ujarnya.

Country Manager IFC Azam Kham mengatakan Indonesia merupakan daerah yang rentan mengalami perubahan iklim. Untuk itu, jelasnya, industri asuransi perlu berperan untuk  memitigasi risiko yang ditimbulkan fenomena tersebut.

"Perubahan iklim di kawasan ini membuat asuransi penting untuk melindungi bisnis lokal dan memperkuat industri sehingga mereka tahan terhadap risiko perubahan iklim," ungkapnya.

Tag : asuransi
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top