LAPORAN DARI BEIJING: Pinjaman Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diteken, Ini Nilainya

Penandatanganan dilakukan antara Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China Hanggoro Budi Wiryawan dan Direktur Utama China Development Bank, Hu Huaibang
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 14 Mei 2017  |  20:35 WIB
LAPORAN DARI BEIJING: Pinjaman Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diteken, Ini Nilainya
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Presiden China Xi Jinping tiba untuk pertemuan di Great Hall of the People atau Balai Agung Rakyat, di Beijing, Minggu (14/5). - Reuters/Kenzaburo Fukuhara

Bisnis.com, BEIJING — PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) akhirnya mendapatkan komitmen pinjaman dari China Development Bank senilai US$4,5 miliar.

Penandatanganan tersebut dilakukan usai pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping di Great Hall of People, Minggu (14/5/2017) malam.

Selain disaksikan oleh kedua kepala negara, penandatanganan MoU ini juga disaksikan oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong.

Penandatanganan dilakukan antara Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China Hanggoro Budi Wiryawan dan Direktur Utama China Development Bank, Hu Huaibang

Hanggoro mengatakan fasilitas peinjaman itu setara 75% dari kebutuhan pembiayaan proyek kereta cepat US$6 miliar. Sisanya, kata Hanggoro, adalah modal dari para pemegang saham dari kedua sisi, baik dari Indonesia maupun China.

"Jadi tadi sudah ditandatangani MoU yang merupakan tindak lanjut kerja sama kedua negara untuk membangun kereta cepat Jakarta-Bandung," kata Hanggoro.

Dia menambahkan, dengan diteken kesepakatan pembiayaan ini, maka semua persyaratan yang tertuang dalam perjanjian pinjaman sudah dipenuhi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, xi jinping, Kereta Cepat

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top