Darmin: Kinerja Ekspor Masih Positif Meski Turun Secara Bulanan

Kendati lebih rendah dibandingkan dengan Maret, pemerintah menganggap kinerja ekspor April 2017 cukup positif.
Edi Suwiknyo | 15 Mei 2017 15:20 WIB
Darmin Nasution. - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Kendati lebih rendah dibandingkan dengan Maret, pemerintah menganggap kinerja ekspor April 2017 cukup positif.

Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Darmin Nasuition mengatakan, surplus perdagangan yang mencapai US$1,24 miliar tersebut diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Ya, neraca perdagangan kita naik walaupun ekspornya lebih rendah dibandingkan bulan Maret. Namun kalau dibandingkan tahun lalu tentunya masih bagus,” kata Darmin di Kemenko Bidang Perekonomian, Senin (15/5/2017).

Adapun dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, nilai ekspor April senilai US$13,17 miliar atau turun 10,30% dibandingkan bulan Maret 2017 yang mencapai US$14,68 miliar.

Penurunan kinerja ekspor tersebut karena turunnya ekspor non migas sebanyak 7,43% atau dari US$13,17 miliar menjadi US$12,19 miliar dan ekspor migas yang turun dari US$1,51 miliar menjadi US$980 juta.

Sedangkan jika melihat dibandingkan per kuartal 1/2017 dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, pertumbuhan ekspor Indonesia mencapai 18,63% atau dari US$45,40 miliar tahun lalu menjadi US$53,86 miliar.

Dari sisi pangsa pasar, negara-negara semacam Tiongkok, Amerika Sekrikat, dan India masih mendominasi eskpor nasional. Ekspor Indonesia ke Tiongkok mencapai US$6,26 miliar, Amerika Serikat US$5,65 miliar, dan India US$4,60 miliar.

“Itu menjadi modal yang bagus untuk meningkatkan penerimaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,” tukasnya.

Tag : darmin nasution
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top