Uang Teman Targetkan Kucurkan Rp100 miliar

Pelaku Usaha teknologi Finansial atau Tekfin di bidang peer to per lending menggenjot ekspansi ke daerah untuk memperlebar jangkauan bisnis penyaluran pinjaman.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 19 Mei 2017  |  20:40 WIB
Uang Teman Targetkan Kucurkan Rp100 miliar
Financial Technology (Fintech) - channelasia

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG — Pelaku Usaha teknologi Finansial atau Tekfin di bidang peer to per lending menggenjot ekspansi ke daerah untuk memperlebar jangkauan bisnis penyaluran pinjaman.

Salah satu perusahaan tekfin yang tengah melakukan ekspansi PT Digital Alpha Indonesia, atau biasanya dikenal dengan uang teman. Sepanjang tahun 2017, Uang Teman menargetkan dapat menyalurkan pinjaman kepada nasabah sebesar Rp100 miliar.

Guna mencapai target tersebut, uang teman terus melakukan ekspansi ke sejumlah daerah, sebelumnya Uang Teman hanya dapat melayani pinjaman kepada pelaku usaha khususnya UMKM untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Setelah eksis di Pulau Jawa dan Bali, Uang Teman kembali melirik Pulau Sumatera yaitu Lampung. Rio Quiserto, Deputy of CEO UangTeman menuturkan, latar belakang pemilihan daerah tersebut lantaran adanya potensi permintaan yang tinggi dari masyarakat untuk melakukan pinjaman uang.

“ Berdasarkan Google Analitic, Selama ini rata-rata tiap bulan ada sekitar 1.000 orang dari Bandar Lampung yang menggunjungi situs kami, ini menunjukkan permintaan dan kepercayaan masyarakat terhadap Uang Teman bertambah,” kata Rio, Jumat (19/5).

Selain itu, dia menilai bahwa bulan ini sangat cocok untuk melakukan ekspansi pasalnya , momentum Mei banyak masyarakat yang sedang membutuhkan modal usaha demi persiapan kebutuhan rumah tangga untuk menghadapi bulan Ramadhan.

Dia optimistis dibukanya akses layanan di Lampung dapat mendongkrak pertumbuhan penyaluran pinjaman UangTeman terhadap masyarakat di Indonesia. Selama kuartal pertama tahun ini, katanya, penyaluran pinjaman UangTeman tumbuh 100%, atau mencapai sekitar Rp20 miliar jika dibandingkan dengan kuartal pertam

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fintech

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top