Kian Ekspansif, Bank Mantap Terbitkan Obligasi Senilai Rp3 Triliun

Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) akan menerbitkan obligasi dengan target indikatif Rp3 triliun.
Ropesta Sitorus | 25 Mei 2017 02:13 WIB
Bank Mantap - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) akan menerbitkan obligasi dengan target indikatif Rp3 triliun sebagai bagian dari upaya diversifikasi dan perbaikan struktur pendanaan bank dalam jangka panjang.

Perseroan menunjuk empat perusahaan penjamin emisi yakni Mandiri Sekuritas, BCA Sekuritas, Danareksa Sekuritas, dan Bahana Sekuritas.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus k. Triprakoso mengatakan penerbitan obligasi tersebut juga dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan dalam mendukung ketersediaan pembiayaan pensiunan PNS dan TNI / Polri.

"Sebagai bank milik BUMN yaitu Bank Mandiri dan Taspen, Bank Mantap memiliki komitmen kuat untuk membantu pemerintah dalam program menyejahterakan para pensiunan PNS dan TNI/Polri. Penerbitan obligasi I berkelanjutan ini akan mendukung Bank Mantap untuk dapat memberikan pembiayaan jangka panjang 15 - 20 tahun sesuai dengan kebutuhan pembiayaan para pensiunan tersebut," katanya di sela-sela paparan publik rencana penerbitan obligasi I tersebut di Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Sementara itu, Direktur Bank Mantap Paulus Endra S. mengatakan, Bank Mantap mencari likuiditas di pasar modal karena pertumbuhan kredit yang ekspansif.

Pada April 2017 kredit yang diberikan mencapai Rp6,61 triliun, tumbuh 191,44% dari periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) menyebabkan rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to funding ratio (LFR) mencapai 90,02% per tanggal 30 April 2017.

"Obligasi I yang telah mendapatkan peringkat AA (idn) dari Fitch Rating ini akan diterbitkan dalam dua seri, yakni seri A dengan tenor 3 tahun dengan kisaran kupon 8,25% sampai dengan 8,75% dan seri B bertenor 5 tahun dengan kisaran kupon 8,5% sampai dengan 9% untuk pembayaran bunga setiap triwulan terhitung sejak tanggal emisi," ujar Endra.

Rencananya, penawaran awal (book building) obligasi I akan dimulai pada 24 Mei hingga 8 Juni 2017, dengan penawaran umum diperkirakan pada 4 Juni hingga 6 Juli 2017. Adapun pencatatannya obligasi direncanakan dilakukan di Bursa Efek Jakarta pada 12 Juli 2017.

Bank Mantap merupakan bentukan 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri Tbk., PT Taspen, dan PT Pos Indonesia yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per 7 Agustus 2015.

Sampai dengan akhir bulan April 2017, total aset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp9,16 triliun atau tumbuh 167,69% secara yoy.

Adapun DPK mencapai Rp7,34 triliun atau tumbuh 176,25% dan penyaluran kredit berkisar Rp6,61 triliun atau tumbuh 191,44%. Khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp4,27 triliun dengan persentase tumbuh 666,3%. Adapun rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross terjaga di level 0,52% .

Secara keseluruhan laba bersih yang dihasilkan sampai April 2017 sebesar Rp41,28 miliar, naik 171,72% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mandiri Taspen Pos memiliki 126 kantor di seluruh Indonesia.

Tag : Bank Mantap
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top