KABAR GLOBAL 30 MEI: Koalisi Unik Rusia-Saudi, British Airways Batalkan Penerbangan

Sejumlah berita global mewarnai pemberitaan media nasional hari ini, Selasa (30/5/2017), di antaranya hubungan unik antara Rusia dan Arab Saudi yang berperan dalam pergerakan harga minyak serta berlanjutnya dampak kerusakan sistem komputer British Airways terhadap penumpang.
Renat Sofie Andriani | 30 Mei 2017 09:12 WIB
British Airways - Reuters/Paul Hackett

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita global mewarnai pemberitaan media nasional hari ini, Selasa (30/5/2017), di antaranya hubungan unik antara Rusia dan Arab Saudi yang berperan dalam pergerakan harga minyak serta berlanjutnya dampak kerusakan sistem komputer British Airways terhadap penumpang.

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Koalisi Unik Rusia dan Arab Saudi. Arab Saudi dan Rusia tercatat berperan penting dalam pengumuman kebijakan perpanjangan masa pemangkasan produksi minyak global oleh OPEC pekan lalu. Namun, di balik itu semua, kedua negara tersebut rupanya menyimpan hubungan yang cukup unik. (Bisnis Indonesia)

Bursa Global. Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun tipis 0,03% atau 0,10 poin ke posisi 391,25 pada perdagangan Senin, setelah diperdagangkan di kisaran 390,78 – 391,66. Secara keseluruhan, perdagangan di seluruh Eropa tergolong sepi seiring tiadanya perdagangan di Inggris dan Amerika Serikat (AS) karena libur. (Bisnis.com)

Draghi Tegaskan Dukungan Moneter Masih Dibutuhkan. Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi menegaskan, pihaknya sangat yakin harus mempertahankan intervensi besar-besaran terhadap perekonomian zona euro. Supaya, kata dia di hadapan Parlemen Eropa, Senin (29/5), jalannya pemilihan tidak terganggu. (Investor Daily)

Sri Lanka Distribusikan Bantuan Lebih Banyak. Ribuan tentara Sri Lanka berjuang keras mendistribusikan pasokan bantuan kepada hampir setengah juta orang yang mengungsi akibat bencana banjir terburuk dalam 14 tahun. (Investor Daily)

Sistem Rusak, British Airways Tak Terbang. Kerusakan sistem komputer terus membawa korban bagi penumpang British Airways (BA). Hingga Senin (29/5), ribuan penumpang tak bisa terbang karena British Airways masih membatalkan penerbangan dari London. (Kontan)

 

Tag : Harga Minyak, arab saudi, rusia, british airways
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top