61.000 ATM Bank BUMN Digabung, Ini Manfaat yang Didapatkan

PT Jalin Pembayaran Nusantara, perusahaan switching yang mengelola integrasi ATM bank pelat merah disebut bisa menekan biaya operasional kelompok bank tersebut. Namun, Bank Indonesia melihat potensi efisiensi lebih jauh tidak hanya berdampak pada bank, tetapi juga penetrasi inklusi keuangan.
Surya Rianto | 20 Juni 2017 16:32 WIB
Nasabah mengambil uang tunai di anjungan tunai mandiri, di Jakarta, Sabtu (10/6). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jalin Pembayaran Nusantara, perusahaan switching yang mengelola integrasi ATM bank pelat merah disebut bisa menekan biaya operasional kelompok bank tersebut. Namun, Bank Indonesia melihat potensi efisiensi lebih jauh tidak hanya berdampak pada bank, tetapi juga penetrasi inklusi keuangan.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Eny V. Panggabean mengatakan, dengan keberadaan Jalin Pembayaran Nusantara itu bukan saja memberikan dampak positif dari segi biaya operasional perbankan, terutama Himbara, tetapi juga lebih efisien dalam meningkatkan inklusi keuangan.

“Dengan adanya penyebaran jumlah ATM Himbara yang sebanyak 61.000 secara merata di seluruh Indonesia membuat orang di daerah yang awalnya belum terjangkau, kini bisa lebih terjangkau, terutama pada kawasan remote area,” ujarnya.

Eny menceritakan, mayoritas ATM bank tersebar di kawasan Sumatra dan Jawa, sedangkan di daerah terpencil sangat jarang. Inklusi keuangan akan terjadi ketika ATM berada di dekat mereka sehingga keinginan untuk menabung di bank pun bisa meningkat.

“Itu menjadi salah satu faktor positif yang dipertimbangkan secara nasional, jadi tidak melulu soal efisiensi belanja modal dan belanja operasional,” ujarnya.

Tag : bank bumn, himbara
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top