KABAR PASAR 22 JUNI: THR Dari Pasar Saham, Pemerintah Suntik Modal Lebih Besar ke BUMN

Sejumlah berita menjadi sorotan beberapa media massa hari ini, Jumat (23/6/2017), antara lain mengenai perdagangan bursa menjelang Lebaran serta pemerintah yang suntik modal lebih besar ke BUMN.
Aprianto Cahyo Nugroho | 23 Juni 2017 08:41 WIB
Karyawan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (22/6). - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita menjadi sorotan beberapa media massa hari ini, Jumat (23/6/2017), antara lain mengenai perdagangan bursa menjelang Lebaran serta pemerintah yang suntik modal lebih besar ke BUMN.

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

THR dari Pasar Saham. Perdagangan hari-hari terakhir sebelum Lebaran menjadi berkah tersendiri bagi para investor. Selain IHSG kembali menorehkan rekor, kehadiran emiten-emiten baru turut mendatangkan cuan. (Bisnis Indonesia)

Pemerintah Suntik Modal Lebih Besar ke BUMN. Pemerintah berencana menambah pos anggaran produktif dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2017. Selain tambahan anggaran belanja, pemerintah juga akan menambah anggaran pembiayaan investasi untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Layanan Umum (BLU) melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN). (Kontan)

Menanti Amunisi Baru Penerimaan Pajak. Pekan lalu, dalam rapat di Komisi XI DPR, berbagai pertanyaan soal strategi penyelamatan penerimaan negara mengemuka. Para anggota dewan khawatir, tanpa strategi khusus, shortfall penerimaan akan kembali melebar. Implikasinya pun pada lesunya kinerja anggaran pada tahun-tahun selanjutnya. (Bisnis Indonesia)

Pemerintah Bidik Pinjaman US$1 Miliar. Pemerintah menargetkan pinjaman dana senilai US$1 miliar sebagai upaya menambal defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diprediksi melebar dari target sebelumnya 2,41% menjadi sekitar 2,6% terhadap produk domestik bruto (PDB) tahun ini. (Bisnis Indonesia)

LPS Rate Tetap. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan tingkat bunga penjaminan periode 16 Mei– 14 September 2017 tidak mengalami perubahan. (Bisnis Indonesia)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar pasar

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top