BI Gelar Lomba Penulisan Ilmiah Berhadiah Rp92,5 Juta

Bank Indonesia menyelenggarakan sayembara menulis karya ilmiah hadiah lebih dari Rp90 juta.
Novita Sari Simamora | 24 Juni 2017 23:32 WIB
Karyawan keluar dari gedung Bank Indonesia di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan sayembara menulis karya ilmiah hadiah lebih dari Rp90 juta.

Seperti yang dikutip dari laman Bank Indonesia, pada Sabtu (24/6/2017), lomba karya tulis Bank Indonesia (BI) memiliki tema Risiko Sistemik, Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial yang dibagi dalam 7 subtema.

Bank sentral Indonesia menyediakan hadiah  Rp92,5 juta untuk 5 pemenang. LKI SSK (lomba karya ilmiah stabilitas sistem keuangan) ini terbuka bagi masyarakat umum baik perorangan maupun kelompok, tetapi tertutup bagi pegawai Bank Indonesia.

Selain tertutup kepada Bank Indonesia, lomba ini tertutup kepada Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan dan Kementerian Keuangan serta finalis LKI SSK tahun-tahun sebelumnya.

Untuk membantu penyusunan karya tulis, peserta LKI antara lain dapat memperoleh referensi informasi dan data terkait di perpustakaan Bank Indonesia Kantor Pusat dan di seluruh Perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di daerah, atau dari website Bank Indonesia.

Adapun deadline karya ilmiah Bank Indonesia paling lambat dikumpulkan dalam bentuk tulis hard copy dan soft copy pada 29 September 2017 cap pos.

Berikut subtema lomba karya tulis Bank Indonesia (BI):

1. Ketidakseimbangan keuangan (financial imbalances) dan kebijakan makroprudensial

2. Perilaku ambil risiko (risk taking behaviour) dan pengaruhnya terhadap SSK

3. Transmisi global macro shock pada risiko sistemik sistem keuangan

4. Pengukuran risiko sektor rumah tangga dan/atau sektor korporasi, konglomerasi/grup korporasi terhadap stabilitas sektor keuangan

5. Keterkaitan perbankan dan/atau Institusi Kuangan Non Bank (IKNB) dalam stabilitas sistem keuangan

6. Perilaku prosiklikalitas dalam sistem keuangan

7. Pengaruh financial technology terhadap stabilitas sistem keuangan

 

Tag : bank indonesia
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top