Muliaman Percaya pada Kemampuan Wimboh Santosa

Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Muliaman D. Hadad, percaya pada kemampuan Wimboh Santosa untuk membawa kemajuan lembaga tersebut.
Yustinus Andri DP | 26 Juni 2017 14:36 WIB
Kantor Otoritas Jasa Keuangan di Makassar. - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA—Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Muliaman D. Hadad percaya pada kemampuan Wimboh Santosa untuk membawa lembaga tersebut melangkah lebih maju.

Seperti diketahui, Wimboh berhasil terpilih sebagai Ketua DK OJK periode 2017-2022. Komisaris Utama Bank Mandiri tersebut unggul pada proses pemungutan suara di Komisi XI DPR RI pada awal bulan ini. Dia akan menggantikan posisi Muliaman yang telah menjabat posisi tersebut di OJK sejak 2012.

“Saya kenal beliau [Wimboh] sudah sangat lama sejak bersama-sama di Bank Indonesia (BI). Jadi saya yakin dengan kapasitasnya dan saya percaya tidak akan ada masalah di depan nanti,” kata Muliaman, di sela-sela acara open house yang digelar di rumahnya, Senin (26/6/2017).

Dia menegaskan segala sesuatunya terkait peralihan kepemimpinan akan berjalan dengan baik dan lancar. Pasalnya, menurutnya, OJK telah membentuk tim transisi yang akan membantu proses tersebut.

Muliaman juga mengaku beberapa kali telah bertemu dan berdiskusi dengan Wimboh terkait tantangan dan juga tugas-tugas yang harus diemban OJK pada masa depan. Menurutnya, salah satu tantangan yang harus diwaspadai oleh Wimboh adalah kondisi ekonomi global saat ini yang masih belum menentu.

Sementara itu, ditemui di tempat yang sama, Wimboh mengaku tak membahas atau berdiskusi secara khusus terkait lembaga yang akan dipimpinnya nanti dengan Muliaman dalam acara open house tersebut. Dia mengatakan, acara tersebut justru dimanfaatkan baginya untuk membicarakan berbagai hal di luar pekerjaan.

“Tidak ada obrolan khusus yang mengarah ke sana,” ujarnya.

Proses serah terima jabatan dari DK OJK yang lama ke yang baru dijadwalkan akan dilakukan pada 21 Juli 2017. Selanjutnya, DK OJK yang baru akan segera melangkah ke tugas pertamanya yakni pembagian tanggung jawab dan bidang pekerjaan yang akan dibawahi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ojk

Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top