BPJS TK Go Online, Peserta Bisa Daftar Di Pasarpolis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan mempermudah akses registrasi kepesertaan dengan menggandeng perusahaan insurTech yaitu Pasarpolis.com.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 14 September 2017  |  21:16 WIB
BPJS TK Go Online, Peserta Bisa Daftar Di Pasarpolis.com
Peluncuran BPJS Ketenagakerjaan Go Online.

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan mempermudah akses registrasi kepesertaan dengan menggandeng perusahaan insurTech yaitu Pasarpolis.com.

E Ilyas Lubis, Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, mengatakan kerjasama dengan Pasarpolis merupakan kerjasama strategis untuk mendorong jumlah kepesertaan dan mempermudah layanan paripurna.

“Kami targetkan seluruh pekerja formal atau Penerima Upah bahkan bukan penerima upah, dalam dua tahun sudah mencapai 37,76% untuk menjadi peserta,” kata Ilyas di Jakarta, Kamis(14/9).

Melalui kerjasama tersebut, Dia mengatakan segmen Bukan Penerima Upah (BPU) yang sudah memiliki Nomor nduk Kependudukan (NIK) tidak perlu harus mendaftar ke kantor BPJS Ketenagakerjaan secara langsung. Pendaftaran melalui portal online tentunya proses akan lebih sederhana dan lebih cepat.

“Tentu akan jauh menghemat waktu maka diharapkan masyarakat menjadi lebih terdorong untuk mendaftar,” katanya.

Pasarpolis akan melayani pembayaran iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara online. Layanan tersebut akan menjadi alternatif sekaligus menjadi pelengkap kanal pembayaran iuran kepesertaan BPJS.

Melalui kerjasama BPJS Ketenagakerjaan dan Pasarpolis diharapkan dapat membantu agenda pemerintah untuk melindungi tenaga kerja tanpa batasan tempat dan waktu. Hal tersebut juga membuktikan perkembangan teknologi digital sudah menjadi keharusan.

Ilyas melanjutkan, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan dapat menjaring 80% pekerja sektor formal dan 15% pekerja informas. Hingga tahun ini, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat mencapai 18,5 juta peserta baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs ketenagakerjaan

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup