Ini Tiga Peran Penting OJK di Daerah

Otoritas Jasa Keuangan pusat menegaskan tiga hal yang perlu menjadi perhatian perwakilan OJK di daerah sehingga peran OJK semakin nyata dalam perkembangan perekonomian daerah.
Eka Chandra Septarini
Eka Chandra Septarini - Bisnis.com 14 September 2017  |  17:07 WIB
Ini Tiga Peran Penting OJK di Daerah
Karyawan melintas didepan divisi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Institute, di Jakarta. - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, MATARAM -- Otoritas Jasa Keuangan pusat menegaskan tiga hal yang perlu menjadi perhatian perwakilan OJK di daerah sehingga peran OJK semakin nyata dalam perkembangan perekonomian daerah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiana mengatakan setidaknya terdapat tiga peran utama OJK khususnya di daerah yaitu memastikan industri keuangan di daerah tersebut sehat, menekankan agar industri jasa keuangan bisa tumbuh dan mendukung program-program ekonomi di daerah, serta memberikan edukasi dan perlindungan konsumen sehingga masyarakat melek industri jasa keuangan.

"Bisa mengarahkan industri jasa keuangan di sini untuk bisa berkontribusi dalam pengembangan ekonomi daerah sehingga peran OJK di daerah semakin nyata," ujar Heru dalam acara serah terima jabatan Kepala OJK NTB di Mataram, Kamis (14/9/2017).

Sebelumnya, Kepala OJK Perwakilan NTB dijabat oleh Yusri. Saat ini jabatan tersebut diisi oleh Farid Faletehan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala OJK Purwokerto. Yusri, akan meneruskan karirnya di OJK Perwakilan Pekanbaru, Riau.

Heru selaku perwakilan otoritas pusat berharap pimpinan OJK NTB saat ini bisa meneruskan hubungan komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder yang ada di NTB.

"Pimpinan baru ini saya harapkan bisa meneruskan pimpinan lama yang sudah bagus, misalnya dalam menjaga hubungan dengan stakeholder. Selain itu bisa membawa industri jasa keuangan di NTB menjadi industri keuangan yang stabil dan sehat," ujar Heru.

Lebih lanjut, pekerjaan rumah yang harus dibereskan oleh perwakilan OJK di daerah adalah memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga bisa mencegah praktik-praktik investasi bodong dan juga peminjaman kredit kepada rentenir yang masih kerap terjadi di daerah-daerah.

"Kita harapkan kepala OJK bisa memberikan edukasi kepada masyarakat supaya masyarakat melek industri jasa keuangan," ujar Heru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ojk

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top