Oman Mulai Sosialisasikan Asuransi Pertanian

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Oman akan meningkatkan kesadaran di kalangan petani tentang asuransi pertanian dengan mengadakan sejumlah workshop yang memperkenalkan konsep dan filosofi asuransi petani.
Denis Riantiza Meilanova | 17 September 2017 20:32 WIB
Asuransi - orixinsurance.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Oman akan meningkatkan kesadaran di kalangan petani tentang asuransi pertanian dengan mengadakan sejumlah workshop yang memperkenalkan konsep dan filosofi asuransi petani.

Menurut laporan media setempat yang dikutip dari Middle East Insurance Review, Minggu (17/9/2017), melalui workshop tersebut Agricultural Policy Team akan mengumpulkan pendapat para petani mengenai asuransi untuk produk pertanian sebelum memulai pemasaran dan mengimplementasikan kebijakan asuransi pertanian.

Agricultural Policy Team juga akan menjelaskan tujuan mekanisme underwriting untuk skema asuransi dan menekankan perlunya perlindungan asuransi untuk risiko yang dihadapi pertanian dan peternakan.

Sebelumnya, sebuah komite yang didalamnya termasuk Presiden Eksekutif Otoritas Pasar Modal Abdullah Salim Al Salmi, Menteri Pertanian Ahmed Naser Al Bakry, serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Oman (OCCI) Saeed Saleh Al Kiyumi mengadakan pertemuan untuk meninjau draft awal kebijakan dan pekerjaan yang dilakukan oleh Agricultural Policy Team.

Dalam pertemuan tersebut, anggota komite sepakat untuk menggelar skema asuransi pertanian secara bertahap untuk mengevaluasi pengalaman dan memetakan tantangan yang ada.

Adapun tahap pertama akan berfokus pada asuransi sayuran dan struktur pelindung, kemudian diperluas mencakup buah-buahan dan tanaman lainnya. Tahap kedua mencakup asuransi ternak dan unggas, dan tahap ketiga akan mencakup sarang lebah dan pohon palem.

Dilaporkan, komite tersebut selama beberapa bulan telah mempelajari kelayakan ekonomi asuransi pertanian di Oman, termasuk persyaratan perusahaan asuransi, mekanisme perlindungan, dan penyediaan perlindungan bagi pemilik proyek pertanian.

Sumber: Middle East Insurance Review

Tag : asuransi
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top