KABAR PASAR 19 SEPTEMBER: Ambang Batas Bakal Naik, Transportasi Dipacu Kencang

Berita mengenai rencana kenaikan ambang batas pengenaan bea masuk menjadi topik utama di media nasional hari ini, Selasa (19/9/2017) bersamaan dengan sejumlah berita utama lainnya.
Aprianto Cahyo Nugroho | 19 September 2017 08:31 WIB
Siswa Sekolah Menengah Atas Santa Ursula Bumi Serpong Damai membaca koran Bisnis Indonesia saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia, di Jakarta, Selasa (16/5). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai rencana kenaikan ambang batas pengenaan bea masuk menjadi  topik utama di media nasional hari ini, Selasa (19/9/2017) bersamaan dengan sejumlah berita utama lainnya.

Berikut ringkasan berita-berita utama di media nasional hari ini:

Ambang Batas Bakal Naik. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan tengah mempertimbangkan untuk menaikkan threshold pengenaan bea masuk (BM) impor barang yang dibawa oleh penumpang. (Bisnis Indonesia)

Transportasi Dipacu Kencang. Pemerintah bakal menawarkan sejumlah proyek secara bilateral guna memacu penanaman modal asing di sektor transportasi. Investasi di sektor ini diharapkan bisa menimbulkan efek ganda bagi pengembangan sektor lain. (Bisnis Indonesia)

Kawasan Penyangga Masih Diburu. Pertumbuhan properti komersial yang pesat di kawasan pinggiran ibu kota berhasil meningkatkan daya tarik hunian di kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi di mata pencari properti. (Bisnis Indonesia)

Minat Investor Masih Tinggi. Minat investor terhadap surat utang negara dalam lelang hari ini diperkirakan masih tetap tinggi, kendati sepanjang pekan lalu indeks pasar obligasi dalam negeri terkoreksi turun akibat aksi jual investor. (Bisnis Indonesia)

Bebas Bea Belanjaan Luar Negeri Dinaikkan.  Kabar baik bagi Anda yang suka berbelanja ke luar negeri. Pemerintah akan menaikkan batasan nilai barang pribadi hasil belanjaan dari luar negeri yang bebas bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI). (Kontan)

Target Pajak Tahun Depan Diperbesar. Di tengah cupetnya realisasi penerimaan pajak pada tahun ini, Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah menaikkan target penerimaan perpajakan tahun depan dari usulan awalnya. (Kontan)

Peritel Modern Siasati Penurunan. Peritel modern perlu mengatur strategi agar bisnisnya berjalan optimal. Ancaman daya beli masyarakat yang rendah masih membayangi sektor ini. Siasat pun diatur untuk mempertahankan kinerja bottom line. (Kontan)

Tag : kabar pasar
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top