Kembangkan Teknologi Pembayaran Berbasis Aplikasi, BRI Gandeng Fintech Payfazz

Payfazz merupakan perusahaan fintech yang bergelut di bidang sistem pembayaran berbasis smartphone. Dalam kerja sama tersebut, Payfazz akan mendapat dukungan pengembangan sistem dan teknologi dari BRI yang saat ini sudah terkoneksi oleh satelit BRIsat.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 20 September 2017  |  10:36 WIB
Kembangkan Teknologi Pembayaran Berbasis Aplikasi, BRI Gandeng Fintech Payfazz
Payfazz

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menggandeng PT Payfazz Teknologi Nusantara (Payfazz) untuk meningkatkan layanan perbankan berbasis digital.

Payfazz merupakan perusahaan fintech yang bergelut di bidang sistem pembayaran berbasis smartphone. Dalam kerja sama tersebut, Payfazz akan mendapat dukungan pengembangan sistem dan teknologi dari BRI yang saat ini sudah terkoneksi oleh satelit BRIsat.

Payfazz akan berperan dalam menyediakan teknologi produk perbankan BRI yang akan diintegrasikan ke dalam dua jenis aplikasi yakni aplikasi agen dan aplikasi user.

Adapun, BRI akan dapat memperluas cakupan penggunaan produk-produk perbankan dan berperan dalam melakukan integrasi sistem melalui penggunaan teknologi dan pengembangan aplikasi oleh Payfazz.

Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso menyatakan, nantinya produk-produk perbankan BRI dapat diakses melalui aplikasi smartphone yakni BRI-Powered by Payfazz.

“Saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang belum bisa sepenuhnya menikmati layanan perbankan utamanya di luar Pulau Jawa. Dengan semakin banyaknya pengguna smartphone di berbagai wilayah di Indonesia, kami menjawab tantangan tersebut melalui inovasi layanan digitalisasi perbankan,” ungkapnya lewat keterangan tertulis, Rabu (20/9/2017).

Beberapa layanan yang dapat dilakukan melalui aplikasi tersebut,antara lain pendaftaran menjadi Agen Laku Pandai, pembukaan rekening tabungan (Basic Saving Account), Referral pengajuan aplikasi kredit mikro BRI, dan berbagai transaksi perbankan lainnya seperti setor tunai, tarik tunai, pembayaran asuransi AMKKM, pembayaran multifinance FIF, OTO, serta Verena.

Mengutip hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2016, sebanyak 132,7 juta orang Indonesia telah terhubung ke internet berkat perkembangan infrastruktur dan mudahnya mendapatkan smartphone atau perangkat genggam. Angka ini naik pesat dari tahun 2014 yang hanya mencapai 88 juta orang.

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. turut ambil bagian dalam perhelatan Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 pada 19 – 20 September 2017 di Jakarta Convention Center (JCC).

Dalam gelaran IBEX 2017 yang mengambil tema “Transformasi Industri Perbankan, Jawaban Terhadap Revolusi Teknologi Digital” ini, BRI berkomitmen dalam meningkatkan digitalisasi industri perbankan dan menghadirkan teknologi terkini sistem pembayaran di Indonesia.

“Kami mendukung penuh pelaksanaan IBEX 2017 ini, agar masyarakat luas semakin mengetahui terobosan yang tengah kita lakukan,” tuturnya.

Selain memamerkan teknologi perbankan terkini, IBEX 2017 juga mengadakan seminar dengan mengundang sejumlah tokoh kenamaan, di antaranya Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, CEO perbankan nasional, dan CEO perusahaan fintech terkemuka di Indonesia.

Tak hanya itu, dalam perhelatan IBEX 2017 kali ini, penyelenggara menghadirkan beberapa agenda menarik, antara lain pameran industri perbankan (Banking Exhibition & Expo), pameran industri telekomunikasi, pameran industri usaha kecil & menengah binaan bank, seminar, talkshow, dan sosialisasi gerakan sistem perbankan digital kepada masyarakat luas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
BRI

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup