EKONOMI JEPANG: Keyakinan Produsen Besar Sentuh Level Tertinggi Satu Dekade

Keyakinan di antara produsen besar Jepang telah meningkat ke level tertinggi dalam satu dekade. Hal ini menggarisbawahi keberhasilan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam hal ekonomi menjelang agenda pemilu bulan ini.
Renat Sofie Andriani | 02 Oktober 2017 08:29 WIB
Seorang pekerja berjalan di areal pabrik yang berada di zona industri Keihin, Kawasaki, Jepang (8/3/2017). - .Reuters/Toru Hanai

Bisnis.com, JAKARTA – Keyakinan di antara produsen besar Jepang telah meningkat ke level tertinggi dalam satu dekade. Hal ini menggarisbawahi keberhasilan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam hal ekonomi menjelang agenda pemilu bulan ini.

Menurut survei Tankan yang dirilis Bank Of Japan (BoJ) hari ini, Senin (2/10/2017), sentimen di antara para produsen besar naik menjadi 22 dari 17 tiga bulan sebelumnya.

Angka itu adalah level tertinggi sejak September 2007 sekaligus lebih tinggi daripada perkiraan untuk kenaikan ke level 18.

Sementara itu, outlook di antara produsen-produsen besar naik ke 19 dari level 15 pada Juni, lebih tinggi dari perkiraan untuk kenaikan ke level 16.

Survei triwulanan oleh BoJ ini dilakukan terhadap 10.687 perusahaan sejak 29 Agustus hingga 29 September.

Pelemahan nilai tukar yen dan ekonomi global yang lebih kuat telah memicu laba mencatatkan rekornya di Jepang, bahkan di tengah ketegangan perdagangan dan program nuklir Korea Utara.

Sementara Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin PM Abe diperkirakan akan memenangkan pemilihan parlemen yang ditetapkan pada 22 Oktober, margin hasilnya akan menjadi penting untuk proses revisi konstitusional.

Di sisi lain, ekspansi ekonomi terpanjang dalam satu dekade telah menimbulkan sentimen, namun banyak rumah tangga masih menunggu perusahaan untuk mengubah laba tersebut menjadi kenaikan upah yang signifikan.

“Secara keseluruhan, hasil (survei) di atas konsensus. Perbaikan pada perusahaan-perusahaan berskala kecil dan menengah menunjukkan kondisi lebih baik yang meluas,” ujar Atsushi Takeda, seorang ekonomi di Itochu Corp., seperti dikutip dari Bloomberg.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekonomi jepang

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup