KABAR PASAR 2 NOVEMBER: Angin Segar bagi Ekonomi, BI Kembali Revisi Target Kredit

Berita mengenai sentimen positif pertumbuhan ekonomi dan bank sentral yang kembali merevisi target kredit perbankan menjadi topik utama sejumlah media massa hari ini, Kamis (2/11/2017).
Aprianto Cahyo Nugroho | 02 November 2017 08:08 WIB
Petugas mengangkut tumpukan uang kertas pada bagian pelayanan perkasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/6). - Antara/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai sentimen positif pertumbuhan ekonomi dan bank sentral yang kembali merevisi target kredit perbankan menjadi topik utama sejumlah media massa hari ini, Kamis (2/11/2017).

Berikut ringkasan sejumlah berita yang menjadi topik utama media hari ini:

Angin Segar bagi Ekonomi. Sinyal menguatnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2017 semakin kencang. Sejumlah data ekonomi yang telah rilis hingga saat ini menjadi sentimen positif bagi angka pertumbuhan ekonomi yang akan diumumkan pada awal pekan depan. (Bisnis Indonesia)

BI Kembali Revisi Target Kredit. Untuk kedua kalinya, Bank Indonesia merevisi target pertumbuhan kredit perbankan pada tahun ini menjadi 7%—9%. (Bisnis Indonesia)

Ekspor Mobil Utuh Melejit. Volume ekspor kendaraan utuh atau JAKARTA — Volume ekspor kendaraan utuh atau completely built up (CBU) pada kuartal III/2017 mencatatkan hasil positif, yakni naik sebesar 26,79% dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu. (Bisnis Indonesia)

Pekerjaan Belum Usai. Meski mengalami kemajuan pesat dalam hal menciptakan iklim kemudahan berbisnis, Indonesia masih membutuhkan perbaikan yang lebih kuat di bidang penegakan kontrak, guna menciptakan iklim berbisnis yang lebih baik. (Bisnis Indonesia)

Kinerja Masih Tertekan. Kinerja keuangan sejumlah korporasi semen yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia masih menunjukkan penurunan dalam periode Januari— September 2017. (Bisnis Indonesia)

Industri Manufaktur Tumbuh Tinggi. Kinerja industri manufaktur pada kuartal III- 2017 menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Dengan sumbangan terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 20%, perbaikan kinerja industri manufaktur diharapkan bisa menjadi pertanda membaiknya ekonomi ke depan. (Kontan)

Beleid Keterbukaan Data Nasabah Digugat. Masih seumur jagung, aturan keterbukaan data nasabah digugat. Hari ini, Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang perdana uji materi (judicial review) atas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 1/2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan. (Kontan)

Bos Djarum Masuk Bisnis Teknologi Gim. Grup Djarum nampaknya terus memperbanyak portofolio bisnisnya di bidang teknologi. Terbaru, duo bos Grup Djarum, yakni Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono masuk bisnis gim (games). (Kontan)

Warga Tahan Pengeluaran, Inflasi Oktober Melandai. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan laju inflasi Oktober 2017 sebesar 0,01%. Angka ini di bawah proyeksi Bank Indonesia (BI) 0,09% dan lebih rendah dari bulan sebelumnya 0,13%. Penurunan inflasi diperkirakan terjadi karena daya beli masyarakat kembali melemah.  (Kontan)

Tag : kabar pasar
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top