KABAR PASAR 14 NOVEMBER: Dampak Penyederhanaan Golongan Listrik, Bappenas Klaim Daya Beli Tak Turun

Berita mengenai penyederhanaan golongan listrik daya beli masyarakat pada kuartal ketiga menjadi sorotan sejumlah media massa hari ini, Selasa (14/11/2017).
Aprianto Cahyo Nugroho | 14 November 2017 08:18 WIB
Keluarga menonton televisi usai rumahnya dialiri listrik di sela-sela peresmian Jaringan Listrik Perdesaan untuk 233 Dusun di Wilayah PT PLN Distribusi Jawa Barat Tahun 2017 di Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis(2/11). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai penyederhanaan golongan listrik daya beli masyarakat pada kuartal ketiga menjadi sorotan sejumlah media massa hari ini, Selasa (14/11/2017).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Penyederhanaan Golongan Listrik Sama-sama Untung.  Rencana penyederhanaan sekaligus penaikan daya listrik untuk golongan rumah tangga bakal menguntungkan pelanggan, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), dan pemerintah. (Bisnis Indonesia)

Bappenas Klaim Daya Beli Tak Turun. Pemerintah menampik perlambatan konsumsi rumah tangga pada kuartal ketiga merupakan cerminan penurunan daya beli masyarakat. (Bisnis Indonesia)

IKNB Diprediksi Konservatif. Otoritas Jasa Keuangan memprediksi pertumbuhan aset industri keuangan nonbank pada 2018 cenderung tumbuh konservatif karena dihadapkan pada berbagai tantangan. (Bisnis Indonesia)

Nilai Emisi Obligasi Flat. Nilai emisi penerbitan obligasi korporasi tahun depan diprediksi akan fl at atau tidak akan jauh berbeda dibandingkan dengan tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Penyerapan IPO Anak BUMN Tak Optimal. Perhelatan initial public offering (IPO) anak usaha perusahaan plat merah kurang gereget ketimbang perhelatan serupa tahun-tahun sebelumnya. Bahkan sejumlah anak usaha BUMN terpaksa menurunkan target penjualan saham perdana. (Kontan)

Konsolidasi Bank BUMN Dimulai. Kementerian BUMN nampaknya memulai proses pembentukan induk usaha atau holding perbankan dan jasa keuangan. Lihat saja, berbagai aksi korporasi yang terjadi belakangan ini. (Kontan)

Realisasi Belanja Negara Tahun 2017 Hanya 95%. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menghitung realisasi penyerapan belanja negara hingga akhir tahun ini akan di bawah 95%. Angka itu lebih rendah dari outlook penyerapan anggaran pemerintah sampai akhir tahun yang diperkirakan sebesar 98%. (Kontan)

Bank Dunia: Saat Ini Tepat Investasi di RI. JAKARTA. Usaha pemerintah memperbaiki iklim investasi di dalam negeri mendapat pengakuan dunia. Dengan perbaikan itu, banyak pihak meyakini laju investasi Indonesia akan semakin besar. (Kontan)

Tag : kabar pasar
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top