Indonesia Tujuan Investasi Paling Menjanjikan, Ini Alasannya!

Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak hal untuk meningkatkan kualitas lingkungan bisnis bagi sektor swasta, khususnya dalam tiga tahun terakhir, kata Direktur Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chaves, seperti dikutip dari paparan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bertajuk Why Indonesia & Why NOW, Selasa (14/11/2017).
Yustinus Andri DP | 14 November 2017 14:29 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Di tengah kondisi ekonomi global yang belum pulih seutuhnya dan masih diliputi ketidakpastian, berinvestasi di negara berkembang menjadi salah satu pilihan tepat.

Selain karena tren lokomotif ekonomi dunia dewasa ini yang telah bergeser ke negara berkembang. Kelompok negara tersebut terbukti menjadi yang paling aktif melakukan perbaikan di sisi ekonominya, terutama sejak krisis keuangan 2008/2009 melanda.

Indonesia dalam hal ini menjadi salah satu negara dari kelompok tersebut yang dianggap menjanjikan bagi investor untuk berinvestasi

 

Klaim akan kualitas perekonomian Tanah Air pun tak cuma berasal dari Pemerintah saja. Mulai dari Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe hingga Bank Dunia pun melontarkan pujiannya pada perekonomian Indonesia.

Masih segar di ingatan ketika Trump berpidato di Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC) pada Jumat (10/11/2017) lalu. Seperti dikutip dari BBC, dia menyebut bahwa Indonesia selama berdekade-dekade telah berhasil membangun institusi domestik dan demokratis untuk mengelola wilayah luas yang terdiri dari 13.000 pulau.

"Sejak 1990-an, rakyat Indonesia telah mengangkat diri mereka dari kemiskinan untuk menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat di G20,” katanya.

Pujian Trump tersebut pun diperkuat oleh ucapan Abe pada Minggu (12/14/2017). Kala itu dia melontarkan sanjungan bahwa iklim berbisnis Indonesia saat ini telah mencapai peningkatan yang pesat.

Adapun sebelumnya, dalam pidatonya saat menyampaikan laporan Ease Doing of Business (EoDB) 2017 pada 2016 lalu, Direktur Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chaves pun memuji langkah Indonesia dalam berinovasi memperbaiki iklim berbisnisnya.

“Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak hal untuk meningkatkan kualitas lingkungan bisnis bagi sektor swasta, khususnya dalam tiga tahun terakhir,” kata Direktur Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chaves, seperti dikutip dari paparan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bertajuk Why Indonesia & Why NOW, Selasa (14/11/2017).

MENGAPA INDONESIA?
Adapun dalam paparan yang disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di acara NavigateThe Next Indonesia Unicorn pada 12 September 2017 lalu tersebut, disebutkan sejumlah faktor yang membuat Indonesia memiliki keunggulan dibandingkan negara berkembang lain.

Menurut Rudiantara, hal itu dapat dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil dalam 10 tahun terakhir yakni di kisaran 5%-6%.

Di sisi lain, Indonesia juga memperoleh peringkat utang yang relatif baik dari sejumlah lembaga pemeringkat global, seperti Moody’s Investors Service, Fitch Ratings dan Standard & Poor‘s Global Ratings.

S&P tercatat telah menaikkan peringkat utang luar negeri jangka panjang Indonesia dari BB + menjadi menjadi BBB- atau layak investasi. Sementara itu Fitch memberikan afirmasi atas Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level BBB-/positive outlook

 

Selain itu berdasarkan data yang dihimpun dari proyeksi terbaru yang dirili oleh PwC, Indonesia diperkirakan akan menjadi negara ekonomi terbesar kelima di dunia pada tahun 2030.

Pada periode yang sama jumlah konsumen di negara ini akan tumbuh hingga 135 juta orang dan penduduk usia produktif diperkirakan akan mencpaai 180 juta orang

Di samping itu, perbaikan signifikan dalam lingkungan dan aturan dalam berbisnis di Indonesia juga tercermin dalam laporan Ease of Doing Business 2017 dan Global Competitiveness Report 2017.

Di kedua laporan tesebut Indonesia dinyatakan berhasil mengerek secara siginifikan posisinya di kedua kategori tersebut pada tahun ini.

MENGAPA SEKARANG?
Di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang diliputi sentimen positif tersebut, Rudiantara pun menyarankan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi di Tanah Air.

Pasalnya, menurutnya Pemerintahan Presiden Joko Widodo setidaknya sudah membuktikan janjinya untuk menjadikan sektor infrastruktur sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Dia pun mengklaimbahwa saat ini adalah periode di mana pembangunan infrastruktur menjadi yang paling agresif sepanjang sejarah Indonesia.

 

Kondisi itu ditambah pula oleh kebijakan pemerintah Indonesia dalam memberikan insentif tambahan untuk investasi di bidang industri, pariwisata dan zona ekonomi khusus.

Dukungan juga muncul dari Reformasi fiskal untuk pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang reformasi hukum untuk memudahkan bisnis dan investasi dan kebijakan konkret untuk memberantas korupsi.

Hal itu membuat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Indonesia berada pada level yang tinggi serta keyakinan investor yang semakin kuat untuk berinvestasi di Indonesia

 

Tag : bank dunia
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top