KABAR PASAR 17 NOVEMBER: Kredit Perbankan Tumbuh di Batas Bawah, Inflasi 2017 Berpotensi Lebih Rendah

Berita mengenai kredit perbankan dan proyeksi inflasi tahun 2017 dari Bank Indonesia menjadi sorotan sejumlah media massa hari ini, Jumat (17/11/2017).
Aprianto Cahyo Nugroho | 17 November 2017 07:56 WIB
suku bunga

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai kredit perbankan dan proyeksi inflasi tahun 2017 dari Bank Indonesia menjadi sorotan sejumlah media massa hari ini, Jumat (17/11/2017).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Kredit Perbankan Tumbuh di Batas Bawah. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan hanya mencapai 8% sampai akhir 2017. Angka tersebut berada di batas bawah target yang telah ditetapkan di rentang 8%—10%. (Bisnis Indonesia)

Inflasi 2017 Berpotensi Lebih Rendah. Bank Indonesia memperkirakan laju inflasi untuk keseluruhan 2017 akan berada di bawah ekspektasi awal atau lebih rendah dari 3,5%.

Fokus 4 Destinasi. Persoalan tata ruang, lahan, dan kesiapan infrastruktur yang pelik mendorong pemerintah untuk fokus hanya pada empat, dari 10 destinasi wisata prioritas yang telah ditetapkan. (Bisnis Indonesia)

Adu Kuat Kandidat Dirjen Pajak. Meski hanya setingkat eselon I, perebutan calon Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak selalu menarik untuk dicermati. Posisi Ditjen Pajak sebagai lumbung keuangan negara membuat setiap pihak memandang sosok pengganti Ken Dwijugiasteadi akan menentukan wajah dan performa otoritas pajak ini ke depan. (Bisnis Indonesia)

Tahan Bunga Acuan, Jaga Pemulihan Ekonomi. Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan ini. BI meyakini stabilitas kebijakan moneter adalah formula terbaik mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) pada Desember 2017. (Kontan)

BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Kredit. Untuk ketiga kalinya, Bank Indonesia (BI) memangkas proyeksi pertumbuhan kredit perbankan pada tahun ini. Sebelumnya Bank Sentral memperkirakan ada pertumbuhan kredit perbankan dikisaran 10%–12%, kemudian diturunkan dikisaran 8%–10% dan terakhir diturunkan lagi di kisaran 8%. (Kontan)

Strategi Pajak Membingungkan Pengusaha. Rencana Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mendongkrak penerimaan pajak di akhir tahun kembali menimbulkan kebingungan kalangan pengusaha. Salah satu strategi yang membingungkan pebisnis adalah wacana pengaturan ulang atau dinamisasi pembayaran angsuran pajak penghasilan (PPh) pasal 25. (Kontan)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top