Kredit Berbunga 7% Bank Jateng Jangkau 21.525 Nasabah

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) menyatakan kredit murah berbunga 7% dan tanpa jaminan yang disalurkan perusahaan menjangkau 21.525 debitur per Oktober 2017.
Anggara Pernando | 18 November 2017 13:10 WIB
Bank Jateng - Istimewa

Bisnis.com, MAGELANG - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) menyatakan kredit murah berbunga 7% dan tanpa jaminan yang disalurkan perusahaan menjangkau 21.525 debitur per Oktober 2017.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan Kredit dengan plafond Rp1 juta – Rp25 juta ini terbukti dapat dijalankan meski tanpa subdisi.

“Kredit bermasalah dari program kredit tanpa jaminan ini juga terbukti cukup rendah yakni 1,9%,” kata Pujiono di sela The 1st Indonesia International Microfinance Forum (IIMF) 2017 di Magelang, Sabtu (18/11/2017).

Supriyatno mengatakan segemen UMKM ini memiliki daya juang yang tinggi. Ini terbukti para pengusaha mikro sanggup membayar bunga hingga ratusan persen setiap tahunnya dari rentenir.

“Ini kesungguhan kami termasuk dari pemegang saham Gubernur Ganjar Pranowo yang serius mengurangi kemiskinan. Kedua, kami lakukan pendampingan, ini memang biayanya mahal, tapi kalau hanya biaya kapan kita memikirkan mereka, mudah-mudahan yang terlihat dan terbukti ini [melalui Jateng25] jadi pelajaran,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya menargetkan untuk 20Edit18 nanti dapat memperluas program Jateng25 tumbuh hingga dua kali lipat. Dari saat ini target sebesar Rp350 miliar diharapkan pada 2018 menjadi Rp700 miliar.

Supriyanto menambahkan  peningkatan pembiayaan bagi segmen mikro ini tidak akan mengurangi pendapatan perusahaan. Pasalnya jumlah ini hanya 1% dari total aset Bank Jateng. Sedangkan secara teori dampak penurunan bunga 100 basis point hanya akan berdampak sebesar 7 point kepada margin bunga perusahaan. Dengan perhitungan ini maka program ini hampir hampir tidak berdampak terhadap NIM Bank Jateng.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank jateng

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top