Tak Mampu Ikuti IHSG, Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah

JII ditutup melemah 0,53% atau 3,88 poin di level 726,96 setelah dibuka dengan kenaikan 0,43% atau 3,14 poin di level 733,98.
Aprianto Cahyo Nugroho | 20 November 2017 17:45 WIB
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berbalik melemah pada akhir perdagangan hari ini, Senin (20/11/2017), di saat IHSG mampu menguat.

JII ditutup melemah 0,53% atau 3,88 poin di level 726,96 setelah dibuka dengan kenaikan 0,43% atau 3,14 poin di level 733,98.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII terus berfluktuasi di kisaran 726,96-734,05.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 6 saham syariah menguat, 21 melemah, sedangkan 3 saham stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (UNVR) yang melemah 1,19% menjadi penekan utama terhadap pergerakan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti UNTR (-2,65%) dan UNVR (-0,45%).

Berbanding terbalik dengan JII, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat hanya 0,03% atau 1,55 poin di level 6.053,28, setelah dibuka dengan penguatan 0,25% atau 15,01 poin di level 6.066,75. Adapun pada perdagangan Jumat (17/11), IHSG ditutup menguat 0,23% ke level 6.051,73.

IHSG bertahan menguat setelah menjelang akhir perdagangan laju penguatan IHSG menipis. IHSG terpantau konsisten bergerak di zona hijau bahkan sempat menyentuh level tertinggi intraday di level 6.098,78.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.053,28 – 6.098,78.

Dari 562 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 135 saham menguat, 199 saham melemah, dan 228 saham stagnan.

 

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TLKM

-1,19

UNTR

-2,65

UNVR

-0,45

AKRA

-3,61

 Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TPIA

+2,39

LPPF

+2,96

KLBF

+0,62

SMGR

+0,76

 

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indeks syariah

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top