Jakarta Islamic Index Ditutup Menguat 0,99%

Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (22/11/2017), di saat IHSG mencetak rekor tertingginya.
Aprianto Cahyo Nugroho | 22 November 2017 17:21 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (22/11/2017), di saat IHSG mencetak rekor tertingginya.

JII ditutup menguat 0,99% atau 7,16 poin di level 731,68 setelah dibuka dengan kenaikan 0,18% atau 1,28 poin di level 725,80.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak pada kisaran 725,66-732,20.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 16 saham syariah menguat, 12 melemah, sedangkan 2 saham stagnan.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang menguat 4,00% menjadi pendorong utama terhadap pergerakan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti UNTR (+2,93%) dan TPIA (+1,77%).

Sejalan dengan JII, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,63% atau 37,92 poin di level 6.069,78, setelah dibuka dengan penguatan 0,12% atau 7,22 poin di level 6.039,09.

Adapun pada perdagangan Selasa (21/11), IHSG ditutup melemah 0,35% ke level 6.031,86.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.038,74 – 6.071,34.

Dari 562 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 189 saham menguat, 152 saham melemah, dan 221 saham stagnan.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, ditopang sektor aneka industri yang menguat 3,27%, disusul sektor tambang yang menguat 1,60%, dan finansial yang naik 1,13%.

Sementara itu, sektor konsumer dan pertanian menahan penguatan indeks lebih lanjut dengan pelemahan masing-masing 0,78% dan 0,05%.

 

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

ASII

+4,00

UNTR

+2,93

TPIA

+1,77

BSDE

+4,31

 

 

 

 

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

EXCL

-2,91

ICBP

-0,84

KLBF

-0,61

SMGR

-0,75

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indeks syariah

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top