INDEKS SYARIAH: Jakarta Islamic Indeks Berbalik Melemah Tipis di Jeda Siang

Indeks syariah dibuka dengan kenaikan 0,31% atau 2,30 poin di level 733,98 namun berbalik melemah 0,02% atau 0,12 poin ke level 731,56 di jeda siang.
Aprianto Cahyo Nugroho | 23 November 2017 13:07 WIB
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ikut berbalik melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (23/11/2017).

Indeks syariah dibuka dengan kenaikan 0,31% atau 2,30 poin di level 733,98 namun berbalik melemah 0,02% atau 0,12 poin ke level 731,56 di jeda siang.

Adapun pada perdagangan Rabu (22/11), JII berakhir menguat 0,99% atau 7,16 poin di level 731,68. Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I, indeks syariah bergerak di kisaran 731,02-734,56.

Dari 30 saham yang diperdagangkan, sebanyak 15 saham menguat, 9 saham melemah, dan  6 saham stagnan.

Pelemahan saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) masing-masing sebesar 1,30% dan 0,92% turut menekan JII siang ini.

Sejalan dengan JII, indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,11% atau 6,95 poin ke level 6.062,83 di akhir sesi I setelah dibuka dengan kenaikan 0,19% atau 11,63 poin di level 6.081,42.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.058,97 - 6.090,64.

Sebanyak 146 saham menguat, 154 saham melemah, dan 362 saham stagnan dari 562 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor properti (-0,26%) dan finansial (-0,25%). Adapun sektor pertanian dan infrastruktur masing-masing naik 0,20% dan 0,15%.

Saham-saham indeks syariah yang menguat siang ini:

TPIA

-1,30%

UNTR

-0,92%

ASII

-0,30%

KLBF

-0,91%

Saham-saham indeks syariah yang melemah siang ini:

EXCL

+3,67%

AKRA

+2,64%

INDF

+0,65%

PGAS

+0,83%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indeks syariah

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top