Asuransi Astra Malang Genjot Pelayanan Daring

Asuransi Astra Malang menggenjot pelayanan daring untuk mengejar peningkatan kepersertaan asuransi tersebut di tengah persaingan bisnis asuransi umum yang ketat.
Choirul Anam | 26 November 2017 17:21 WIB
Branch Head Asuransi Astra Malang Ruby Theofelea (tengah) memantau pelayanan nasabah perusahaan asuransi tersebut di kantor cabang, Sabtu (25/11/2017). Asuransi Astra Malang menggenjot pelayanan daring untuk mengejar peningkatan kepersertaan asuransi tersebut di tengah persaingan bisnis asuransi umum yang ketat - Bisnis / Choirul Anam

Bisnis.com, MALANG — Asuransi Astra Malang menggenjot pelayanan daring untuk mengejar peningkatan kepesertaan asuransi tersebut di tengah persaingan bisnis asuransi umum yang ketat.

Branch Head Asuransi Astra Malang Ruby Theofelea mengatakan upaya menggenjot pelayanan daring itu terutama terkait upaya memaksimalkan pelayanan kepada kepada pelanggan.

“Pelanggan cukup memfoto dan mengirimkan fotonya ke kami lewat gadget. Ketika dilakukan cek fisik di kantor cabang, mereka tidak perlu antri karena diprioritaskan,” kata Theo di Malang, Minggu (26/11/2017).

Petugas dari Asuransi Astra lalu mengecek dan memfoto kerusakan mobil dengan gadget. Kendaraan itu pun langsung bisa dikirim ke bengkel Auto2000 maupun rekanan Asuransi Astra. Mobil langsung bisa ditangani di bengkel.

Petugas diberikan pelatihan tentang pelayanan daring jauh hari sebelum layanan tersebut diperkenalkan kepada pelanggan.

Produk layanan Asuransi Astra lewat Garda Mobile Otocare, kata dia, ada 10 fitur yang bisa diakses dan dimanfaatkan pelanggan. Fitur yang paling baru, Garda Oto, yakni report claim, yakni user bisa memilih survei di kantor cabang atau lokasi teranggung untuk pengguna Garda Oto Digital dan area DKI Jakarta, dan jika ke kantor cabang,  user akan mendapatkan nomor antrian VIP sehingga proses klaim lebih cepat.

Claim status yang merupakan menu untuk melakukan tracking proses klaim sejak membuat laporan awal, menerima e-SPK, tracking progress perbaikan kendaraan di bengkel, dan memberikan feedback atas kualitas pengerjaan bengke, dan emergency merupakan fitur untuk meminta layanan ERA (Emergency Roadside Assistance) atau layanan darutat kendaraan bermotor .

Jika user melakukan permintaan layanan ERA melalui Otocare, user dapat melakukan tracking posisi petugas Garda Siaga yang di-assign di lokasi user serta dapat memberikan penilaian layanan Garda Oto.

“Dengan layanan yang kompetitif yang kasat mata tersebut, maka diharapkan dapat mendorong costumer beralih dari layanan konvensional ke digital,” ujarnya.

Fresdiana, warga Jl Warinoi, Kota Malang, mengaku senang dengan layanan yang lebih efisien dasn cepat. Dua pekan lalu, dia mengalami masalah dengan mobil di tengah malam.

“Lewat fitur emergency, saya meminta ada petugas Garda Oto untuk datang dan hanya 10 menit, mereka sudah datang dan mengatasi permasalahan mobil saya. Ini sangat memudahkan, tidak perlu harus menunggu pagi untuk melapor ke kantor cabang,” ujarnya.

Menurut Theo, respon layanan dari perusahaan memang dipatok paling lama 20 menit untuk radius 60 km. Lebih dari itu, maka petugas akan mendapatkan sanksi dari perusahaan.

Dengan cara itu pula, maka pelayanan perusahaan kepada pelanggan bisa optimal, efisien, dan efektif, sehingga pada gilirannya dapat menjaga loyalitas pelanggan dan menambah pelanggan baru.

Layanan tersebut juga memberikan edukasi bagi pemilik mobil nonpelanggan, seperti panduan untuk memantau kendaraan supaya tetap prima, berinteraksi dengan Garda Mobile Otocare, fitur Reminder yang dapat membantu mengingartkan servis, tanggal jatuh tempo SIM, STNK, dan polis asuransi, dan memilik fitur Near Mer dengan database nasional yang lengkap.

“Tapi problemnya, pelanggan yang mempunyai akun Garda Mobile Otocare masih sedikit. Untuk nasional saja, angkanya baru 100.000-an pelanggan,” ucapnya.

Karena itulah, dia mendorong pelanggan untuk memanfaatkan layanan tersebut. Diharapkan total pelanggan Asuransi Astra Malang yang berjumlah 12.000 bisa menggunakan layanan digital tersebut.

Dengan cara itu pula, upaya menggenjot penghimpunan premi dan penambahan pelanggan bisa tercapai. Tahun ini, diharapkan Asuransi Astra Malang dapat menghimpun premi sebesar Rp43 miliar atau naik 10% bila dibandingkan dengan realisasi penghimpunan tahun ini.

Sampai Oktober penghimpunan premi Asuransi Astra Malang sudah menembus Rp39 miliar yang berarti tumbuh 20% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dia mengakui, selain karena faktor layanan, yang mendongkrak penerimaan premi juga pertumbuhan mobil Astra Group yang mencapai 444.000 unit sehingga mendongkrak market share dari 54% menjadi 55%.

“Realisasi penjualan mobil Astra Group di wilayah Malang dan sekitarnya, tentu lebih besar pertumbuhannya karena kawasannya merupakan kawasan yang berkembang. Tapi datanya masih dikumpulkan, belum ada,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top