BRI Fasilitasi Pelindo I Tingkatkan Transaksi Cashless

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. memfasilitasi PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) dalam menyediakan layanan transaksi cashless.
Ropesta Sitorus | 29 November 2017 18:11 WIB
Petugas Layanan Prioritas Bank BRI sedang melayani nasabah - jombloati.wordpress.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. memfasilitasi PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) dalam menyediakan layanan transaksi cashless.

Melalui uang elektronik BRI (BRIZZI), BRI mengimplementasikan transaksi cashless di lingkungan PT Pelindo I dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Penandatanganan kerja sama implementasi transaksi cashless yang digelar di Jakarta, Rabu (29/11/2017), acara ini dihadiri oleh Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana  dan Direktur Hubungan Kelembagaan BRI Sis Apik Wijayanto.

“Kami membantu mengembangkan sistem pembayaran di pelabuhan dengan BRIZZI ini, agar berperan aktif dalam menciptakan efektifitas dan efisiensi dalam proses kepelabuhan sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di Tanah Air,” tutur Sis Apik lewat keterangan tertulis.

Penerapan BRIZZI dalam pembayaran jasa di pelabuhan merupakan salah satu implementasi sistem pembayaran terintegrasi (integrated payment system) yang dibangun Bank BRI untuk Pelindo I.

Hal ini merupakan salah satu bentuk sinergi BUMN yang dapat membantu pengembangan bisnis kedua perusahaan. Dengan adanya inovasi kartu BRIZZI yang dapat digunakan di pelabuhan, pengguna jasa Pelindo I tidak perlu lagi melakukan pembayaran secara tunai saat masuk pelabuhan.

BRIZZI merupakan uang elektronik BRI dalam bentuk kartu yang dikhususkan bagi masyarakat untuk transaksi keuangan secara non tunai. Penggunaan BRIZZI di wilayah operasional Pelindo I dapat digunakan untuk berbagai pembayaran seperti di pintu masuk pelabuhan, pembelian tiket, pembayaran karantina, gudang, hingga transaksi di merchant.

“Kami berharap Bank BRI dapat terus berperan aktif di dalam sistem operasional pembayaran jasa-jasa pelabuhan dengan memberikan kemudahan channel pembayaran,” ujar Sis Apik.

Selain mendukung transaksi cashless, dalam kesempatan ini Bank BRI juga memberikan fasilitas pembiayaan kredit sebesar Rp350 milyar kepada Pelindo I.

Kredit ini diperuntukkan untuk pembiayaan investasi perusahaan meliputi fasilitas dermaga, bangunan, serta alat-alat penunjang operasional pelabuhan. Dengan adanya pembiayaan kredit, Bank BRI juga memberikan layanan supply chain financing bagi perusahaan rekanan Pelindo I untuk memperkuat bisnis layanan kepelabuhan.

Dukungan kepada Pelindo I melalui pemberian pinjaman ini merupakan kelanjutan dari komitmen BRI untuk mendukung pembiayaan sektor transportasi, khususnya dalam pengembangan infrastruktur  pelabuhan yang digulirkan Pemerintah mengingat hal tersebut akan memainkan peran sangat penting bagi perekonomian kedepan.

Dengan adanya sarana infrastruktur pelabuhan yang handal, pengangkutan komoditi dari titik produsen ke titik konsumen maupun ke titik distribusi akan semakin lancar dan efisien.

Sis Apik mengungkapkan, Bank BRI berkomitmen penuh mendukung Pelindo I mengingat peran sentral perusahaan tersebut dalam menggerakan roda perekonomian nasional.

“Perseroan berkeinginan untuk bersinergi dengan seluruh stakeholder guna memperkuat produktivitas dan daya saing serta meningkatkan kemandirian ekonomi,” ungkap Sis Apik.  

Bambang Eka mengatakan bahwa Pelindo I akan mengembangkan Industrial Gateway Port yang mengintegrasikan pelabuhan dan kawasan industri.

Tahapan pengembangan terbagi menjadi empat, yakni tahap pertama pengembanganPelabuhan, tahap kedua pengembangan kawasan Industri, tahap ketiga pengembangan Dedicated Terminal/Hub Port dan tahap keempat, pengembangan kawasan industri terintegrasi.

Pengembangan Pelabuhan yang dimiliki oleh Pelindo I telah masuk dalam rencana pengembangan dan pembangunan 24 pelabuhan yang tercantum dalam program tol laut Pemerintah.

“Kami optimis bahwa sinergi antara Pelindo I dengan Bank BRI ini tidak hanya mempermudah para pengguna jasa kepelabuhanan, namun juga meningkatkan efisiensi biaya logistik dan daya saing kinerja integrasi logistik nasional,” ungkap Bambang Eka.

Hingga saat ini kerjasama BRI dengan Pelindo I sudah terjalin sejak tahun 2012 melalui penyediaan layanan perbankan berupa simpanan giro dan deposito, serta pinjaman berupa pembiayaan investasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bri

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top