KABAR PASAR 13 DESEMBER: Otoritas Kian Leluasa, Sektor Jasa Bakal Mendominasi

Berita mengenai otoritas kian leluasa dalam mengakses informasi perpajakan dominasi sektor jasa dalam pertumbuhan ekonomi menjadi sorotan sejumlah media massa hari ini, Rabu (13/12/2017).
Aprianto Cahyo Nugroho | 13 Desember 2017 08:05 WIB
Ilustrasi kegiatan industri manufaktur - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai otoritas kian leluasa dalam mengakses informasi perpajakan dominasi sektor jasa dalam pertumbuhan ekonomi menjadi sorotan sejumlah media massa hari ini, Rabu (13/12/2017).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Otoritas Kian Leluasa. Rencana perubahan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan atau KUP akan membuat kewenangan Direktorat Jenderal Pajak semakin luas. (Bisnis Indonesia)

Sektor Jasa Bakal Mendominasi. Kontribusi sektor jasa terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mendominasi ke depannya, sedangkan kontribusi sektor manufaktur justru terus mengalami penurunan. (Bisnis Indonesia)

Investor Butuh Kepastian Hukum. Otoritas terkait diharapkan segera memberikan kepastian status hukum terkait dengan investasi aset digital berupa cryptocurrency, sejalan dengan melambungnya popularitas Bitcoin dalam beberapa waktu belakangan ini. (Bisnis Indonesia))

Emiten Kian Ekspansif. Optimisme terhadap prospek batu bara membuat sejumlah emiten pertambangan menggenjot produksi dan menggulirkan belanja modal yang lebih besar pada 2018. (Bisnis Indonesia)\

Jelang Pemilu 2019, Pasar Saham Lebih Solid. Berbeda dibandingkan dengan periode jelang pemilihan umum presiden sebelum-sebelumnya, kinerja perekonomian Indonesia tahun depan diyakini akan tetap solid dan mendukung potensi peningkatan investasi di instrumen saham. (Bisnis Indonesia)

Ekonom Khawatirkan Efek Tahun Politik 2018. Hambatan eksternal masih akan mewarnai perekonomian Indonesia sepanjang tahun depan. Dengan proyeksi itu, para ekonom pun mengingatkan pemerintah untuk lebih berhati-hati dalam memilih dan melaksanakan kebijakan agar ekonomi bisa melaju lebih cepat dibandingkan tahun ini. Selain itu, kegaduhan di dalam negeri juga harus ditekan, karena 2018 adalah tahun politik yang rawan terjadi gangguan. (Kontan)

Asumsi Makro APBN-P 2017 Meleset dari Target. Sejumlah asumsi makro yang telah dipatok pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 diperkirakan meleset. Pasalnya, ada asumsi makro yang diperkirakan lebih baik dari yang ditargetkan atau sebaliknya. (Kontan)

Mekanisme Penerapan BM Produk Digital Mudah. Upaya Kementerian Keuangan (Kemkeu) menerapkan bea masuk (BM) untuk barang digital yang masuk ke Indonesia seperti buku elektronik, software dan sejenisnya tidaklah sulit. Namun Kemkeu diminta untuk membuat mekanisme teknis penerapan beleid ini. (Kontan)

Tag : kabar pasar
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top