Tren Shortfall Pajak Diprediksi Berlanjut Pada 2018

Bawono Kristiaji, Pengamat Pajak Danny Darussalam Tax Center (DDTC) mengatakan untuk mencapai target penerimaan pajak 2018, paling tidak pemerintah harus mengupayakan pertumbuhan penerimaan pajak sebanyak Rp278,9 triliun atau 24,4% . Namun capaian itu agak sjlit direalisasikan karena rata-rata pertumbuhan realisasi nominal pada kurun 20142017 hanya 5,6%.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 21 Desember 2017  |  16:29 WIB
Tren Shortfall Pajak Diprediksi Berlanjut Pada 2018
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Tren shortfall penerimaan pajak diprediksi terus berlanjut pada tahun depan. Target pajak sebesar Rp1.423,9 triliun dianggap sulit tercapai jika dihitung dari pertumbuhan basis realisasi penerimaan pajak tahun 2017 yang maksimal hanya Rp1.145 triliun.

Bawono Kristiaji, Pengamat Pajak Danny Darussalam Tax Center (DDTC) mengatakan untuk mencapai target penerimaan pajak 2018, paling tidak pemerintah harus mengupayakan pertumbuhan penerimaan pajak sebanyak Rp278,9 triliun atau 24,4% . Namun capaian itu agak sjlit direalisasikan karena rata-rata pertumbuhan realisasi nominal pada kurun 2014–2017 hanya 5,6%.

“Pemerintah memang memiliki modal besar untuk mengejar target pajak tahun depan, misalnya basis data hasil penghampunan pajak. Namun poin pentingnya, bagaimana data yang diperoleh tersebut dapat dimanfaatkan,” kata Bawono dalam acara “Tren, Outlook, dan Tantangan Sektor Pajak 2018” di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Selain persoalan pemanfaatan data, Bawono juga menyebutkan, lanskap pajak tahun 2018 juga akan diwarnai perubahan yang cepat. Reformasi pajak Amerika Serikat misalnya, disebut akan memengaruhi situasi perekonomian global, bahkan bisa daja terjadi boleh perang tarif pajak. Uni Eropa dan China pasti tak akan tinggal diam.

Dari sisi internal, memanasnya suhu politik nasional juga akan menghambat sejumlah agenda reformasi pajak yang dilakukan pemerintah. Paling tidak sejumlah regulasi yang tengah dalam proses legislasi akan tetunda lantaran energi elit politik akan terkuras dalam momen politik.

“Dengan mencermati beberapa faktor tersebut, kami memprediksi target penerimaan pajak di 2018 estimasinya Rp1.219,2 triliun hingga Rp1.242,1 triliun atau hanya 85,6% - 87,2% atau terjadi shortfall Rp181,8 triliun,” tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pajak

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup