KABAR GLOBAL 21 DESEMBER: Prospek Cerah di Asia, Rio Tinto Kembali Lepas Aset Tambang

Kenaikan kepercayaan berbisnis di Asia serta rencana penjualan aset tambang batu bara oleh Rio Tinto mewarnai pemberitaan media nasional pada hari ini, Kamis (21/12/2017).
Renat Sofie Andriani | 21 Desember 2017 08:54 WIB
Ilustrasi koneksi global - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Kenaikan kepercayaan berbisnis di Asia serta rencana penjualan aset tambang batu bara oleh Rio Tinto mewarnai pemberitaan media nasional pada hari ini, Kamis (21/12/2017).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Prospek Cerah di Asia. Pemulihan ekonomi yang kuat dan melampaui ekspektasi pada tahun ini, rupanya memberikan insentif yang cukup besar bagi negara-negara Asia. Salah satunya melalui kenaikan kepercayaan berbisnis benua tersebut. (Bisnis Indonesia)

Senat AS Minta Revisi Minor. Rancangan undang-undang (RUU) perpajakan AS tinggal selangkah lagi untuk diterbitkan. Hal itu terjadi setelah Senat AS yang dikuasai Partai Republik menyetujui dan hanya memberikan catatan revisi minor terhadap beleid tersebut. (Bisnis Indonesia)

Senat Sahkan RUU Pajak AS. Para anggota Senat Amerika Serikat (AS) mengesahkan perombakan pajak besar-besaran dalam lebih 30 tahun pada Rabu (20/12) waktu setempat. Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut nantinya memberikan pengurangan pajak permanen bagi perusahaan-perusahaan dan bantuan jangka pendek bagi para individu. (Investor Daily)

UE Putuskan Uber sebagai Layanan Taksi. Pengadilan tinggi Uni Eropa (ECJ) memutuskan bahwa Uber adalah perusahaan transportasi biasa dan bukan sebuah aplikasi yang harus diatur sedemikian rupa. (Investor Daily)

Rio Tinto Kembali Lepas Aset Tambang. Raksasa tambang Australia, Rio Tinto, akan menjual lagi aset tambangnya. Kali ini yang akan dilepas, aset tambang batu bara di tambang-tambang Hail Creek dan Kestrel, Australia. (Kontan)

Tag : rio tinto, bisnis
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top