IMF-WB 2018 di Bali, Menhub Tinjau Terminal Pelabuhan Benoa

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau perkembangan perluasan dan pembangunan terminal baru Pelabuhan Benoa untuk mendukung penyelenggaraan annual meeting IMF-WB 2018 di Bali.
Wirat Eka | 23 Desember 2017 09:31 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beserta rombongan meninjau perkembangan perluasan dan pembangunan terminal Pelabuhan Benoa - Bisnis.com/ Wirat Eka

Bisnis.com, DENPASAR - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau perkembangan perluasan dan pembangunan terminal baru Pelabuhan Benoa untuk mendukung penyelenggaraan annual meeting IMF-WB 2018 di Bali.

Perluasan dan pembangunan terminal baru di Pelabuhan Benoa penting dilakukan lantaran pada Oktober 2018, Bali akan kedatangan 17.000 delegasi IMF-WB 2018.

"Nah, mereka pasti menyempatkan diri untuk berlayar dan mereka orang yang spendingnya kuat sekali," kata Budi Karya, Jumat (23/12/2017).

Pelindo III mempunyai waktu 10 bulan untuk mewujudkan hal tersebut. Saat ini Pelindo III telah melaksanakan sand breaking. Pelaksanaan perluasan sendiri baru akan dilakukan pada Januari 2018.

"Reklamasi perlu tahapan seperti ijin dan amdal," ujar Budi.

Dia mengharapkan Pelindo III terus mendukung fasilitas untuk penumpang salah satunya diwujudkan dengan pembangunan terminal baru.  Hal itu lantaran Pelindo III yang juga menargetkan peningkatan penumpang sebanyak lima kali lipat yakni menjadi 320.000 orang dari 69.000 orang per tahun. Sementara, untuk pengiriman logistik melalui Pelabuhan Benoa belum terlalu signifikan.

"Oktober 2018 paling tidak sandar untuk penumpang dermaga baru dan bangunan terminal selesai," tambah Budi.

 

Tag : annual meeting IMF-World Bank
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top