MUFG Jepang Bersiap Akuisisi 73,8% Saham Bank Danamon

Salah satu grup jasa keuangan terbesar di Jepang, MUFG, bersiap untuk mengambilalih 73,8% kepemilikan saham mayoritas di Bank Danamon.
Saeno | 26 Desember 2017 19:57 WIB
Bank Danamon - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu grup jasa keuangan terbesar di Jepang, MUFG, bersiap untuk mengambilalih 73,8% kepemilikan saham mayoritas di Bank Danamon.

Berdasar rilis yang diterima Minggu (26/12/2017), entitas bank komersial milik Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc., The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd. (MUFG), telah menyepakati perjanjian-perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd. (AFI) dan entitas-entitas terafiliasi lainnya.

Selanjutnya, proses akuisisi kepemilikan saham di PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. bergantung pada persetujuan-persetujuan yang diperlukan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

"AFI merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Fullerton Financial Holdings Pte. Ltd. Para Penjual saat ini memiliki, secara keseluruhan, 73,8% kepemilikan saham di Danamon," demikian disampaikan dalam keterangan resmi tersebut.

Disebutkan bahwa investasi strategis MUFG akan dilaksanakan melalui tiga tahap (“Transaksi Yang Dikehendaki”), dan penyelesaian Transaksi Yang Dikehendaki tersebut akan mengakibatkan MUFG menjadi pemegang saham terbesar di Danamon.

Adapun garis besar dari Transaksi Yang Dikehendaki tersebut adalah sebagai berikut:

  • Tahap 1: MUFG akan membeli 19,9% saham di Danamon, dengan harga Rp8.323 (US$0,61) per saham dan dengan jumlah investasi sebesar Rp15,875 triliun (US$1,171 miliar). Harga tersebut adalah berdasarkan 3Q17 P/B dengan nilai 2,0x dengan pemberlakuan beberapa penyesuaian tertentu. AFI akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas Danamon pada saat penyelesaian Tahap 1, yang diharapkan akan terjadi dalam beberapa hari kerja.
  • Tahap 2 : MUFG berencana mendapatkan persetujuan-persetujuan yang diperlukan berdasarkan peraturan perundang-undangan beserta persetujuan terkait lainnya untuk membeli tambahan 20,1% saham untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya di Danamon menjadi 40% (“Tahap 2”). Tahap ini diharapkan diselesaikan antara triwulan ke-2 – triwulan ke-3 2018, dengan bergantung pada didapatnya persetujuan-persetujuan tersebut.
  • Tahap 3 : Setelah diselesaikannya Tahap 2, MUFG berencana untuk mendapatkan persetujuan-persetujuan yang diperlukan untuk meningkatkan kepemilikannya di Danamon di atas 40%, dan hal ini akan memberikan kesempatan bagi pemegang saham Danamon lainnya baik untuk tetap menjadi pemegang saham atau mendapatkan uang tunai dari MUFG. Dengan diselesaikannya Tahap 3, kepemilikan final MUFG di Danamon diharapkan menjadi lebih besar dari 73,8%.

MUFG sedang menyiapkan rencana strategis baru di Asia-Oceania. Bank tersebut telah mengembangkan keberadaannya, mendiversifikasi bauran bisnisnya dan memperkuat bisnis perbankan komersialnya melalui kemitraan strategis dengan bank-bank terkemuka.

Di Indonesia, MUFG telah beroperasi selama 50 tahun dan saat ini memiliki satu kantor cabang dengan layanan penuh di Jakarta, satu kantor pembantu di Surabaya, dan sembilan poin layanan di seluruh Indonesia.

“Sebagai salah satu bank terdepan di Asia & Oceania, kami telah lama menyadari peran Indonesia sebagai salah satu pendorong utama perkembangan di wilayah Asia & Oceania dan telah berusaha untuk membangun keberadaan yang lebih kuat di negara ini,” ujar Takayoshi Futae, Chief Executive Officer (CEO) MUFG untuk wilayah Asia & Oceania.

Tag : bank danamon
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top