Generali Indonesia Berencana Ekspansi Produk Syariah ke Luar Negeri

PT Asuransi Jiwa Generasi Indonesia (Generali Indonesia) telah meluncurkan produk syariah bertajuk Insurance Protection Linked Auto Navigation (iPlan) Syariah akhir bulan lalu. Produk tersebut merupakan lini syariah pertama yang diluncurkan perusahaan asuransi jiwa asal Italia tersebut.
Reni Lestari | 15 Februari 2018 15:47 WIB
Chief Executive Officer PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia Edy Tuhirman (kanan) bersama Agency Group Head Wianto Chen meluncuran produk IPLAN (Insurance Protection Linked Auto Navigation) di Jakarta, Selasa (18/7). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Jiwa Generasi Indonesia (Generali Indonesia) telah meluncurkan produk syariah bertajuk Insurance Protection Linked Auto Navigation (iPlan) Syariah akhir bulan lalu.

Produk tersebut merupakan lini syariah pertama yang diluncurkan perusahaan asuransi jiwa asal Italia tersebut. CEO Global Bussiness Lines & International Generali Group Frederic de Courtois mengatakan Indonesia dipilih sebagai pilot project produk syariah, dengan pertimbangan pangsa pasar yang luas sebagai negara mayoritas muslim terbesar di dunia.

"Ini adalah produk syariah pertama di Generali Group. Indonesia bagi kami adalah pilot project," ujarnya, Kamis (15/2/2018).

Setelah proyek percobaan di Indonesia tersebut dinilai berhasil, lanjut Frederic, bukan tidak mungkin perusahaan akan mengadopsi produk serupa diantara 60 negara yang telah mereka rambah.

"Kami juga sudah mempunyai rencana lain dan kami akan mengeluarkan produk syariah pada produk [asuransi] lain di negara dimana Generali hadir," terangnya.

Namun, perseroan masih enggan menyebutkan di negara mana selanjutnya produk syariah tersebut akan dikembangkan.

CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman menambahkan ekspansi produk syariah tersebut tentu akan menyasar negara-negara mayoritas muslim, selain Indonesia. Sebagai pilot project, iPlan Syariah dikembangkan dengan konsep tanpa campur tangan konvensional.

Dengan memasarkan produk yang murni berbasis syariah, dia berharap masyarakat bisa melirik jenis asuransi tersebut sebagai produk pilihan dan bukan produk alternatif. Dengan demikian, diharapkan akan turut memacu pertumbuhan industri asuransi syariah yang sekarang dinilai belum terlalu menggembirakan.

"Kami sangat menghargai konsep syariah yang sangat unik sekali dan waktu kami luncurkan produk syariah pun bukan sekadar [memasarkan] produk konvensional yang dijadikan syariah. Tetapi, produk syariah kami sangat unik," jelas Edy.

iPlan Syariah adalah produk yang menawarkan kemudahan masyarakat untuk beribadah wakaf sekaligus mendapatkan manfaat asuransi. Produk ini memungkinkan nasabah untuk dapat berwakaf tanpa harus menunggu memiliki dana yang besar, seperti mewakafkan tanah atau properti lainnya.

iPlan Syariah dilengkapi berbagai fitur tambahan, diantaranya memastikan manfaat wakaf uang yang dibayarkan dari manfaat investasi dan asuransi. Wakaf pemegang polis disalurkan oleh lembaga penyalur tepercaya, salah satunya Dompet Dhuafa.

Tag : asuransi
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top