Satelit Badan Informasi Geospasial Akan Pantau Sawah di 4 Wilayah Ini

Pemerintah akan melakukan pilot project pemantauan lahan sawah dengan teknologi satelit di empat wilayah lumbung padi nasional pada akhir Februari 2018.
Ipak Ayu H Nurcaya | 15 Februari 2018 14:07 WIB
Petani menjemur gabah di tempat pengeringan gabah, di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (7/2/2018). - ANTARA/Mohammad Ayudha

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah akan melakukan pilot project pemantauan lahan sawah dengan teknologi satelit di empat wilayah lumbung padi nasional pada akhir Februari 2018.

Deputi Bidang Informasi Spasial Tematik Badan Informasi Geospasial (BIG) Nurwadjedi mengatakan empat daerah percontohan tersebut, yakni Sumatera Selatan, Jawa, Bali, dan Sulawesi Tengah. Menurutnya, pemantauan di keempat daerah prioritas tersebut akan diperbarui dua hari sekali.

"Empat daerah itu yang akan kami laksanakan akhir bulan ini," katanya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (14/2/2018).

Secara kualitas, lanjutnya, satelit ini memiliki resolusi spasial yang lebih kasar dibandingkan dengan milik Kementerian Pertanian (Kementan). Namun, kecepatannya lebih baik dibandingkan dengan milik Kementan yang membutuhkan waktu selama 16 hari.

"Kegiatan ini sebagai bagian dari tahapan pembuatan kebijakan satu peta atau one map policy," imbuhnya.

Saat ini, pemerintah tengah gencar melakukan sosialisasi kebijakan Satu Peta sesuai dengan Perpres No. 9/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000 memiliki tujuan sebagai Informasi Geospasial (GI).

Tag : badan informasi geospasial
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top