BI : Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga di Kisaran 5%

Bank Indonesia menilai pertumbuhan konsumsi rumah tangga untuk tahun 2018 tidak akan menunjukkan pertumbuhan yang berarti.
M Richard | 16 Februari 2018 18:08 WIB
Bank Indonesia - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan konsumsi rumah tangga untuk tahun 2018 tidak akan menunjukkan pertumbuhan yang berarti.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan pihaknya masih belum melihat konsumsi RT akan tumbuh signifikan di 2018.

"Kita sudah mengikuti bahwa konsumsi RT selama 3 tahun terakhir ada di kirsaran 5%, dan tahun ini juga masih akan berada pada kisaran yang sama," katanya di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Namun Agus, tidak menjelaskan penyebab tidak tumbuhnya konsumsi rumah tangga tahun tahun ini.

Adapun tak lama ini, Ekonom Indef Eko Listiyanto juga melihat konsumsi rumah tangga nasional hanya dapat tumbuh dikisaran 5%, dan akan selalu bergerak dikisaran angka tersebut.

"Sebetulnya memang tren petumbuhan rumah tangga memang tidak akan jauh dari angka 5%. Ketika pertumbuhan ekonomi 6,5% dia [konsumsi RT] 5,5%, dan ketika pertumbuhan ekonomi turun ke 5,07% di [cenderung tetap] angka 4.97," jelas Eko.

Artinya, sedikit kemungkinan bagi pemerintah untuk mengandalkan konsumsi rumah tangga sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi, dikarenakan pertumbuhannya yang pasif.

Oleh karena itu, seperti diketahui bersama, pemerintah tahun ini lebih fokus pada pertumbuhan ekspor dan investasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Tag : bank indonesia
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top