Bank Mandiri Gandeng UGM Fasilitasi Jalur Khusus Calon Mahasiswa

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam peningkatan kemampuan perbankan tenaga kriya perseroan melalui pendidikan lanjut di Sekolah Vokasi (SV).
Nirmala Aninda | 19 Februari 2018 16:42 WIB
Universitas Gadjah Mada (UGM) - ugm.ac.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam peningkatan kemampuan perbankan tenaga kriya perseroan melalui pendidikan lanjut di Sekolah Vokasi (SV).

Berdasarkan siaran pers yang diterima Bisnis, dalam program beasiswa ini, tenaga kriya Mandiri yang potensial dan berprestasi akan diusulkan mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Setelah dinyatakan lulus seleksi mereka akan mendapatkan kesempatan kuliah di Program Studi D4 Perbankan SV UGM yang rencananya didirikan tahun ini.

Di akhir masa perkuliahan, tenaga kriya mandiri akan meraih gelar Sarjana Terapan yang setara dengan S-1.

Senior Executive Vice President Human Capital Bank Mandiri Sanjay N. Bharwani mengatakan, sinergi ini akan memberikan peluang yang lebih baik kepada tenaga kriya dalam meningkatkan karir, baik di Bank Mandiri maupun di tempat lain.

“Melalui kerja sama ini, Bank Mandiri ingin merealisasikan keinginan untuk memakmurkan negeri terutama di bidang pendidikan, dengan menggandeng salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia,” ujarnya usai menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemberian Masukan Rencana Pendirian Program Studi Diploma Empat (D-4) Perbankan Sekolah Vokasi UGM dan Program Kriya Mandiri di UGM di Yogyakarta, Senin (19/2/2018).

Tenaga kriya adalah program pemagangan atau belajar bekerja secara terpadu di Bank Mandiri dengan penempatan di berbagai unit kerja/ kantor cabang Bank Mandiri di seluruh Indonesia dalam periode 1 tahun dan bisa diperpanjang.

Sebaliknya, kerjasama ini juga memberi kesempatan mahasiswa UGM untuk mendapatkan pengalaman bekerja magang di Bank Mandiri, dengan penempatan yang disesuaikan kebutuhan.

Sanjay menambahkan, langkah sinergi ini juga diharapkan dapat memotivasi tenaga kriya karena akan memiliki masa depan yang relatif lebih baik.

“Untuk mendapatkan kesempatan ini, setiap tenaga kriya akan melalui proses seleksi internal,untuk didapatkan calon yang paling unggul antara lain terkait penilaian kinerja serta latar belakang pendidikan, selanjutnya hasil seleksi akan mengikuti proses seleksi mahasiswa baru sesuai ketentuan yang berlaku di UGM ,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Gadjah Mada Panut Mulyono menyambut baik kerjasama ini sekaligus mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan untuk rencana realisasi Konsep Link and Match antara UGM dengan pihak Industri, dalam hal ini Bank Mandiri.

Rencana ini akan diwujudkan secara kolaboratif untuk mendirikan program studi (Prodi) D-4 Perbankan, yang akan mencakup skema kerjasama yang konkret dan mendalam.

Mulai dari input mahasiswa baru, dukungan untuk proses pendidikan, hingga output (lulusan) yang akan diserap secara optimal oleh pihak Bank Mandiri dan berbagai industri terkait lainnya.

Lebih spesifik lagi, berbagai skema dukungan untuk proses pendidikan juga akan mencakup penyediaan dosen praktisi tamu dan penyediaan tempat magang mahasiswa di Bank Mandiri secara profesional.

“Dengan kerjasama ini, mudah-mudahan kemampuan kita dalam mengelola sumber daya akan lebih terjamin lagi. Harapannya, kerjasama ini dapat terus ditingkatkan dan diperluas sehingga UGM lebih kuat dalam menjalankan tugas-tugas Tridharma” tutur Panut.

Tag : bank mandiri
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top