Bulog Berkomitmen Gunakan Asuransi Nasional

Perusahaan Umum (Perum) Bulog berkomitmen menggunakan produk asuransi dari perusahaan perasuransian nasional dalam kegiatan importasinya mulai tahun ini.
Azizah Nur Alfi | 20 Februari 2018 07:20 WIB
Ilustrasi pedagang daging di pasar tradisional

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan Umum (Perum) Bulog berkomitmen menggunakan produk asuransi dari perusahaan perasuransian nasional dalam kegiatan importasinya mulai tahun ini.

Komitmen ini dibuktikan dengan melibatkan perusahaan perasuransian nasional dalam kegiatan impor beras sebanyak 281.000 ton. Bulog juga tengah menjadwalkan untuk membuka tender asuransi pengangkutan untuk kegiatan impor daging kerbau beku asal India.  

Direktur Pengadaan Perum Bulog Andrianto Wahyu Adi menyampaikan skema Cost and Freight (CFR) memberikan keleluasaan kepada perseroan untuk melibatkan perusahaan perasuransian nasional. Dengan demikian, potensi premi asuransi pengangkutan dari kegiatan impor oleh Bulog dapat masuk ke perusahaan pengasuransian nasional.

“Ya, asuransi nasional [untuk impor daging kerbau beku asal India],” katanya kepada Bisnis, Senin (19/2/2018).

Selain itu, Bulog juga berencana menggunakan angkutan laut yang dikuasai perusahaan angkutan laut nasional. Penggunaan angkutan laut lokal itu baru akan dilakukan pada kegiatan impor daging kerbau beku asal India pada kontrak pembelian tahap kedua dan berikutnya.

Pada kontrak pembelian tahap pertama, pemasukan daging kerbau beku asal India direncanakan sebanyak 25.000 ton yang akan masuk secara bertahap. Dengan lama kontrak 3-4 bulan, setiap bulan direncanakan ada pemasukan daging kerbau beku asal India sebanyak 8.000 ton.

“Ya masih CFR [pada kontrak pertama]. Batch berikutnya mulai implementasi Free on Board (FOB), di mana kami akan pesan kapal sendiri,” tambah Andrianto.

Tag : asuransi umum
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top