Bank Syariah Pelat Merah Ingin Tingkatkan KPR Subsidi

PT Bank BRI Syariah menyatakan akan terus melanjutkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) Sejahtera dengan dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) pada tahun ini.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 20 Februari 2018  |  21:50 WIB
Bank Syariah Pelat Merah Ingin Tingkatkan KPR Subsidi
Foto ilustrasi perumahan. - Bisnis Rahman

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank BRI Syariah menyatakan akan terus melanjutkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) Sejahtera dengan dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) pada tahun ini.

“Kami targetkan [penyaluran KPR subsidi] tahun 2018 Rp750 miliar,” kata Direktur Utama BRI Syariah Moch. Hadi Santoso kepada Bisnis, Selasa (20/2/2018).

Hadi menuturkan, dalam merealisasikan target tersebut, perseroan memilih strategi mengoptimalkan lewat kerja sama dengan perusahaan dan instansi yang sudah menjadi nasabah BRI Syariah.

Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. itu membuktikan komitmennya dalam memberikan kemudahan kepada kaum milenial untuk segera memiliki hunian perdana lewat program KPR Sejahtera.

Adanya dukungan program FLPP spesial membuat perseroan memberikan KPR subsidi dengan uang muka (down payment/DP) sebesar 5%.

BRI Syariah pada tahun 2017 dinobatkan sebagai Bank Penyalur Terbesar KPR Sejahtera melalui skema FLPP dengan jumlah Rp1,54 triliun. Realisasi itu meningkat sebesar Rp667,6 miliar atau tumbuh sebesar 211% secara year on year dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar Rp316,1 miliar.

Hadi menyatakan dalam kurun waktu 1,5 bulan sepanjang tahun 2018 ini, BRI Syariah telah berhasil menyalurkan Rp51,4 miliar untuk FLPP.

“Sekitar 70% dari nasabah FLPP kami didominasi oleh kaum milenial. Alhamdulillah ini adalah bukti bahwa FLPP BRI Syariah telah menjawab kebutuhan para millenial yang dianggap kesulitan untuk membeli rumah perdana yang harganya terus melonjak dari tahun ke tahun,” tuturnya.

Program KPR FLPP, lanjutnya, tak hanya diperuntukkan bagi kaum milenial muslim saja, tetapi juga untuk kaum milenial nonmuslim. Sekitar 13% dari nasabah FLPP BRI Syariah adalah nonmuslim.

Hadi menegaskan bahwa sistem perbankan syariah adalah milik semua umat dan tidak terbatas pada penganut agama tertentu. Hal ini merupakan misi besar dari BRI Syariah untuk menjadi ‘Game Changer’ demi menciptakan ekosistem ekonomi yang optimal dan sehat.

Pada perkembangan lain, PT Bank BNI Syariah menyatakan perseroan belum ikut ambil bagian dalam penyaluran KPR subsidi. Juru Bicara BNI Syariah Adjat Jatnika menuturkan pihaknya tengah mengkaji peluang tersebut.

“Sampai hari ini kami belum salurkan FLPP dan masih fokus pada KPR komersial. Permintaan khususnya dari daerah memang ada, tetapi untuk skema FLPP masih dalam kajian,” katanya saat dihubungi terpisah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpr

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top