BTN Andalkan KPR Subdidi Kerek Pertumbuhan Awal Tahun 2018

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mengharapkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi akan dapat mengerek pertumbuhan bisnis perseroan.
Ropesta Sitorus | 22 Februari 2018 12:13 WIB
Layanan nasabah di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mengharapkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi akan dapat mengerek pertumbuhan bisnis perseroan.

Direktur Keuangan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Iman Nugroho Soeko mengungkapkan pertumbuhan kredit pada Januari dan Februari masih belum terlalu signifikan. Kenaikan diproyeksi mulai terjadi pada pertengahan dan akhir kuartal awal 2018.

“Memang nanti di Maret akan kencang pertumbuhannya, tapi akhir Februari ini untuk BTN harusnya sudah mulai kencang terutama di KPR subsidi,”  tuturnya kepada Bisnis, Rabu (22/2/2018).

Bank spesialis kredit perumahan itu memproyeksikan pertumbuhan kredit pada kuartal awal tahun ini dapat mencapai 22%-24%. Hal itu demi mendukung RBB perseroan mencetak loan growth di kisaran 22% -24% atau sekitar Rp47,7 triliun hingga akhir tahun,” imbuhnya.

BTN termasuk salah satu bank yang cukup agresif dalam penyaluran kredit. Sepanjang tahun lalu, emiten bersandi BBTN itu tumbuh 21,01% secara year on year (yoy) menjadi Rp198,99 triliun dari posisi akhir Desember 2016 sebesar Rp164,44 triliun.

Kenaikan kredit yang signifikan itu menjadi salah satu faktor yang membuat bank mampu membukukan laba bersih senilai Rp3,02 triliun, tumbuh 15,59% (yoy).

Tag : btn
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top