Bisnis KPR Mandiri Ditargetkan Tumbuh Dua Digit

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan pertumbuhan kredit pemilikan rumah tahun ini dapat tumbuh dua digit atau sekitar 15%.
Nirmala Aninda | 22 Februari 2018 12:55 WIB
Aktivvitas layanan nasabah di salah satu kantor cabang Bank Mandiri, di Jakarta, Senin (9/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan pertumbuhan kredit pemilikan rumah tahun ini dapat tumbuh dua digit atau sekitar 15%.

Senior Vice President Consumer Loans Bank Mandiri Harry Gale mengatakan pada tahun sebelumnya BMRI mencatat pertumbuhan KPR sebesar 11%.

“Tahun ini kami menargetkan bisnis KPR Bank Mandiri dapat tumbuh dua digit,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Sepanjang 2017 Bank Mandiri telah menyalurkan KPR sebesar Rp39,7 triliun atau naik 11% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp35,8 triliun.

Nilai tersebut merupakan faktor dominan penopang pertumbuhan kredit konsumer BMRI sepanjang 2017 yang berhasil tumbuh 17,6% secara tahunan.

Dengan pencapaian tersebut, bank dengan kode emiten BMRI ini berhasil menguasai sekitar 10% pasar di bisnis KPR dengan rasio kredit bermasalah (non performing loan) terjaga di kisaran 2%.

Portofolio KPR BMRI 50% KPR primary (pembelian rumah melalui pengembang rekanan), 35% KPR secondary (pembelian rumah melalui perorangan atau jasa broker) dan 15% KPR multiguna.

Harry menyampaikan, berdasarkan informasi dari pengembang, pergerakan pasar properti khususnya untuk kepemilikan rumah diperkirakan meningkat sepanjang semester I/2018, sehingga dapat mendorong kebutuhan kredit.

Ia pun tidak mempermasalahkan tahun politik sebagai ancaman penurunan daya beli properti tahun ini.

Tag : kpr, bank mandiri
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top