OnlinePajak Luncurkan Fitur Terbaru, PajakPartner. Ini Kegunaannya

OnlinePajak, perusahaan teknologi yang mengembangkan aplikasi perpajakan yang terintegrasi dan inovatif, meluncurkan fitur terbarunya, PajakPartner.
Yusran Yunus | 27 Februari 2018 16:52 WIB
Founder dan Direktur OnlinePajak, Charles Guinot (kedua dari kanan), disaksikan pembicara lain CEO Sleekr Suwandi Soh (paling kiri), Ketua Ikatan Akuntan Indonesia dan Direktur Perpajakan Internasional Direktorat Jenderal Pajak, John Hutagaol (kedua dari kiri) dan Managing Partner Mazars Indonesia, Sebastian Gauntier (paling kanan), saat memperlihatkan fitur terbaru OnlinePajak, PajakPartner di Jakarta, Selasa (27/2/2018)/Bisnis - Yusran Yunus

Bisnis.com, JAKARTA - OnlinePajak, perusahaan teknologi yang mengembangkan aplikasi perpajakan yang terintegrasi dan inovatif, meluncurkan fitur terbarunya, PajakPartner.

Fitur ini menyediakan jasa solusi di luar OnlinePajak seperti konsultan pajak, penyedia aplikasi akuntansi dan HR, ERP, e-commerce dan bank yang bersifat membantu perusahaan di Indonesia dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis.

Peluncuran fitur terbaru tersebut dilakukan dalam sebuah dialog interaktif di Restoran Kembang Goela, Plaza Sentral, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2018). Tampil sebagai pembicara dalam dialog interaktif itu yakni John Hutagaol (Ketua Ikatan Akuntan Indonesia dan Direktur Perpajakan Internasional Direktorat Jenderal Pajak), Charles Guinot (Founder dan Direktur OnlinePajak), Suwandi Soh (CEO Sleekr) dan
Sebastian Gauntier (Managing Partner Mazars Indonesia).

"Fitur ini bertujuan untuk membantu mempertemukan kebutuhan perusahaan dan penawaran solusi bisnis, sehingga semua kebutuhan dalam aspek bisnis dapat saling terlengkapi. Fitur ini diharapkan dapat mengembangkan bisnis dan visibilitas perusahaan," kata Founder dan Direktur OnlinePajak, Charles Guinot.

Charles mengemukakan partner OnlinePajak dapat ditemukan bagi 500.000 pengguna yang terdaftar di aplikasi OnlinePajak, termasuk 60.000 diantaranya pengguna badan.

Pada fitur PajakPartner, paparnya, perusahaan-perusahaan bisa mendapatkan pilihan mitra kerja yang telah bekerjasama dengan OnlinePajak guna memperluas bisnis perpajakan dan bisnis perusahaan.

Setiap partner yang tergabung dalam PajakPartner dapat lebih fokus pada bisnisnya, sementara kolaborasi dengan partner laimnya maupun dengan OnlinePajak dapat membantu melengkapi solusi yang dibutuhkan dalam menjalankan proses operasional perusahaan, termasuk pemenuhan kepatuhan perpajakan.

"PajakPartner mengumpulkan berbagai profesional perpajakan dan perusahaan penyedia solusi bisnis administrasi seperti a.l. sofware HR, akuntasi dan ERP, lembaga jasa keuangan dan e-commerce. Silakan mengakses kami di https://www.online-pajak.com/id/partners. Partner yang tergabung di aplikasi ini mendapat kesempatan bertemu dengan ratusan ribu pengguna aplikasi OnlinePajak maupun pengguna internet yang membutuhkan
solusi bisnis," ujarnya.

Charles menegaskan OnlinePajak akan terus melaksanakan visinya yakni berkontribusi untuk Indonesia yang lebih baik melalui peningkatan pajak. "Pada tahun lalu, kami berhasil mengumpulkan pembayaran pajak lebih dari Rp43 Triliun dan diharapkan tahun ini dan tahun-tahun mendatang bisa lebih meningkat lagi," ujarnya.

OnlinePajak didirikan pada September 2014, saat ini memiliki lebih dari 50 karyawan dan telah disahkan sebagai mitra penyedia jasa aplikasi resmi Direktorat Jenderal Pajak untuk e-Filing dan e-Billing berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor Kep-72/PJ/2016 dan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor Kep-193/PJ/2015.

Perusahaan ini telah tersertifikasi ISO 27001 yang menjamin 100% keamanan dan kerahasiaan data yang disimpan di OnlinePajak.

OnlinePajak tercatat telah memiliki 500.000 pengguna, termasuk beberapa perusahaan ternama a.l. Telkomsel, Tokopedia, Go-Jek, Astra Otoparts, Huawei Tech Investment, Kawan Lama Group.




Tag : pajak
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top