KABAR PASAR 27 FEBRUARI: Menanti Regulasi Mobil Listrik, Penganggaran Belanja Perlu Perbaikan

Berita mengenai pembahasan regulasi mobil listrik serta penganggaran belanja kementerian/lembaga menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (27/2/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 27 Februari 2018 08:22 WIB
Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan (keempat kanan), Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (kelima kanan), Menkeu Sri Mulyani (kedua kanan) dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo melakukan pertemuan dengan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde (ketiga kiri) bersama delegasi di Istana Merdeka Jakarta, Senin (26/2/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai pembahasan regulasi mobil listrik serta penganggaran belanja kementerian/lembaga menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (27/2/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Menanti Regulasi Mobil Listrik. Pembahasan regulasi mobil listrik, termasuk di dalamnya insentif, hingga kini masih belum rampung. Di sisi lain, kalangan industri menunggu kejelasan aturan sebelum meluncurkan produk ke pasar. (Bisnis Indonesia)

Belanja Kementerian/Lembaga, Penganggaran Perlu Perbaikan. Kementerian Keuangan menyatakan kualitas perencanaan dan eksekusi anggaran oleh Kementerian/ Lembaga hingga saat ini masih lemah. (Bisnis Indonesia)

IMF-WORLD BANK ANNUAL MEETING Perputaran Uang Ditaksir US$100 Juta. Bank Indonesia (BI) memperkirakan perputaran uang di Bali pada saat penyelenggaraan event IMF-World Bank Annual Meeting pada 12- 14 Oktober 2018 akan berkisar US$100 juta. (Bisnis Indonesia)

Kontribusi Ekonomi Kreatif Makin Kencang. Sektor ekonomi kreatif diprediksi dapat berkontribusi hingga Rp1.100 triliun terhadap Produk Domestik Bruto pada tahun ini, atau tumbuh sekitar 10% dari tahun sebelumnya. (Bisnis Indonesia)

Rapat Tahunan World Bank dan IMF Putar US$ 100 Juta. Acara International Monetary Fund (IMF) World Bank (WB) Annual Meeting di Bali pada Oktober 2018 diharapkan bisa menjadi salah satu pendorong laju perekonomian nasional. Sebab acara bertaraf internasional itu diperkirakan bisa mencatatkan perputaran uang di Indonesia minimal US$ 100 juta. (Kontan)

Ditjen Pajak Membidik Data Harta Warisan. Pemerintah sepertinya masih akan terus memperluas kebijakan pelaporan data keuangan nasabah untuk kepentingan perpajakan. Terkini, perluasan kewajiban itu tak hanya berlaku ke instansi atau lembaga keuangan, namun wajib pajak perorangan. Bahkan, harta warisan kini juga menjadi sasaran. (Kontan)

Bersiap Menjaring Saham IPO Jumbo. Pasar modal masih menjadi pilihan strategis untuk menghimpun dana segar. Tahun ini, puluhan perusahaan siap menggelar initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Kontan)

Tag : kabar pasar
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top