Sukuk Ritel SR-010 Laris Manis, OCBC NISP Ajukan Kuota Tambahan

Melihat respons investor terhadap surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk ritel (Sukri) SR-010, sejumlah agen membuka peluang untuk menambah kuota penjualan.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 27 Februari 2018  |  21:33 WIB
Sukuk Ritel SR-010 Laris Manis, OCBC NISP Ajukan Kuota Tambahan
Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja (kanan) berbincang dengan Private Banking Division Head Peter Harsono di sela-sela media briefing, di Jakarta, Selasa (21/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Melihat respons investor terhadap surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk ritel (Sukri) SR-010, PT Bank OCBC NISP Tbk. membuka peluang untuk menambah kuota penjualan.

Dalam tiga hari masa penawaran sejak 23 Februari lalu, perseroan menyatakan target yang ditetapkan telah terserap seluruhnya oleh nasabah.

“Kami telah mencapai target penjualan awal sebesar Rp500 miliar,” kata Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk. Parwati Surjaudaja kepada Bisnis, Selasa (27/2/2018).

Parwati menuturkan pihaknya akan mengajukan penambahan kuota penjualan sukuk negara. Hanya saja dia belum memastikan total nilai yang akan ditambah.

“Saat ini kami dalam tahap mengumpulkan informasi untuk jumlah tambahan kuota yang diminati oleh nasabah kami,” lanjutnya.

Sebagai informasi, SR-010 adalah SBSN atau sukuk negara yang dijual kepada investor WNI perseorangan di pasar perdana. SR-010 diterbitkan dalam mata uang rupiah dan dipasarkan melalui agen penjual yang telah ditunjuk pemerintah.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan RI telah menunjuk 22 agen penjual, termasuk sejumlah bank syariah. Masa penawaran (booking period) SR-010 dimulai sejak 23 Februari hingga 14 Maret 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sukuk

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top