Laba Industri Multifinance Diproyeksi Tumbuh 8%-10% Tahun Ini

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menilai bahwa kondisi makro ekonomi nasional masih terbilang kondusif sehingga industri multifinance mampu membukukan kinerja yang baik.
Oktaviano DB Hana | 28 Februari 2018 06:46 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Laba bersih industri multifinance diperkirakan masih mampu bertumbuh di kisaran 8%-10% sepanjang 2018.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menilai bahwa kondisi makro ekonomi nasional masih terbilang kondusif sehingga industri multifinance mampu membukukan kinerja yang baik. Setidaknya, multifinance diharapkan mampu menyamai pertumbuhan laba bersih pada tahun lalu.

“Kami masih mengharapkan pertumbuhan labanya 8%-10%,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (27/2/2018).

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang statistik pembiayaan per Desember 2017 menunjukkan total laba setelah pajak industri mencapai Rp13,26 triliun. Realisasi meningkat 10,78% dibandingkan laba bersih industri pada 2016 yang tercatat senilai Rp11,97 triliun.

Pada 2017, lanjut Suwandi, multifinance masih mampu mencatatkan kenaikan profit antara lain lewat peningkatan penyaluran pembiayaan yang cukup signifikan terutama segmen pembiayaan konsumen. Selain itu, kualitas pembiayaan multifinance juga menjadi lebih baik.

“Mungkin pembayaran insentif kepada pihak ketiganya juga cukup kecil,” tambahnya.

Tag : multifinance
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top