Februari 2018, Pembiayaan MUF Tumbuh 51%

PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan yang signifikan di bulan kedua tahun ini yakni mencapai 51,3%.Direktur Umum MUF Stanley Atmadja mengatakan Februari 2018 pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp615,015 miliar atau tumbuh 51,3% dari realisasi pada Februari 2018 sebesar Rp406,25 miliar.
Reni Lestari | 08 Maret 2018 17:55 WIB
Direktur Utama PT Mandiri Utama Finance (MUF) Stanley Setia Atmadja (kanan), memberikan paparan didampingi Senior Executive Vice President Marketing New Car & New Motorcycle Yanto Tjia, saat konferensi pers MUF menuju Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Jakarta, Selasa (8/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan yang signifikan di bulan kedua tahun ini yakni mencapai 51,3%.

Direktur Umum MUF Stanley Atmadja mengatakan Februari 2018 pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp615,015 miliar atau tumbuh 51,3% dari realisasi pada Februari 2018 sebesar Rp406,25 miliar.

Pertumbuhan tersebut, lanjutnya, merata terjadi di semua produk pembiayaan MUF, yaitu mobil bekas, mobil baru, motor baru, motor bekas dan multiguna.

"Tidak ada yang mendominasi, karena memang sesuai portofolio manajemen yang diatur sesuai multi produk. Rata-rata praktis hampir merata,"kata Stanley kepada Bisnis, Kamis (8/3/2018).

Dari total pembiayaan yang disalurkan, porsi pembiayaan mobil baru mencapai Rp142 miliar atau 23%. Adapun segmen mobil bekas tercatat Rp82 miliar atau 13,3%, motor baru sebesar Rp222 miliar atau 36% dan motor bekas Rp162 miliar atau 23%.

Sebagai perbandingan, pada Januari 2018 jumlah pebiayaan yang disalurkan MUF mencapai Rp627,28 miliar atau tumbuh 60,6 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama 2017 sebesar Rp390,61 miliar.

Adapun sepanjang 2018, MUF menargetkan penyaluran pembiayaan bisa mencapai Rp10,1 triliun atau naik sekitar 38% jika dibandingkan realisasi pembiayaan pada 2017.

Selain itu diketahui, unit usaha syariah (UUS) MUF segera berdiri sendiri atau full pledge. Saat ini izin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasuki tahap final yakni presentasi bussiness plan. Stanley berharap proses tersebut akan rampung paling tidak akhir bulan ini, sehingga April 2018 sudah bisa beroperasi.

Tag : multifinance
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top