Lawatan ke Indonesia 3 Hari, US-Asean Business Council Bawa 41 Pengusaha

Alexander C. Feldman, President & CEO US-Asean Business Council mengatakan 41 perusahaan tersebut terdiri dari berbagai macam sektor misalnya minyak dan gas, teknologi, jasa kesehatan, hingga jasa perjalanan dan pariwisata.
Amanda Kusumawardhani | 13 Maret 2018 12:18 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/3/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — US-Asean Business Council membawa setidaknya perwakilan dari 41 perusahaan dalam lawatan selama tiga hari di Indonesia.

Lawatan bisnis yang dilakukan pada 13 Maret—15 Maret 2018 ini dimulai dengan mengunjungi Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Alexander C. Feldman, President & CEO US-Asean Business Council mengatakan 41 perusahaan tersebut terdiri dari berbagai macam sektor misalnya minyak dan gas, teknologi, jasa kesehatan, hingga jasa perjalanan dan pariwisata.

Adapun, beberapa perusahaan yang dimaksud antara lain Expedia, Axa, Apple, Amazon, Cigna, Procter&Gamble.

Dia mengungkapkan 41 perusahaan tersebut memiliki rencana- rencana investasi di Indonesia mulai dari peningkatan skala investasi hingga keinginan untuk masuk pertama kalinya ke Indonesia.

"Kami berbicara dengan Presiden Jokowi mengenai pengalaman industri yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Kami juga berbicara tentang berbagai perubahan yang terjadi di Indonesia akibat reformasi ekonomi di bawah pemerintahan Jokowi," ucapnya di Istana Negara, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, US-Asean Business Council memiliki misi untuk membantu pemerintah dalam menggenjot perdagangan dan investasi khususnya dari Amerika Serikat dan sebaliknya.

Dia juga mengapresiasi keberhasilan Indonesia memperbaiki posisinya dalam kemudahan berusaha dan meningkatnya iklim investasi yang diberikan oleh beberapa lembaga pemeringkat investasi internasional

Seperti diketahui, tiga pemeringkat investasi internasional yakni Fitch Ratings, Standards and Poor’s, dan Moody’s Investor Service memberikan rapor sangat positif terhadap iklim investasi Indonesia.

Tag : jokowi, investasi
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top